Berita-compasnews.com, Sumut – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, menghadiri pelepasan 22 kontainer bantuan kemanusiaan yang digelar Kepolisian Negara Republik Indonesia di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Sabtu (14/2/2026). Bantuan tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Titiek Soeharto—sapaan akrabnya—mengaku senang dapat memenuhi undangan Kapolri untuk bersama-sama melepas bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak musibah.
Baca juga: Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian
“Saya sangat mengapresiasi langkah Polri yang sigap dan konsisten memberikan perhatian kepada masyarakat korban bencana di Sumatra. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan warga,” ujarnya.
Ia menilai, kehadiran bantuan logistik dalam jumlah besar tersebut sangat dibutuhkan untuk meringankan beban masyarakat, terutama di daerah-daerah yang terdampak cukup parah akibat bencana.
Selain bantuan logistik, Titiek juga menyambut baik pembangunan jembatan bailey di wilayah Agam, Sumatra Barat. Menurutnya, infrastruktur sementara tersebut sangat penting untuk memulihkan akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga.
Baca juga: Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen pada Mei 2026, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti
“Dengan tersambungnya kembali wilayah yang sempat terputus, tentu roda perekonomian masyarakat dapat kembali bergerak. Ini langkah strategis yang patut diapresiasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pengiriman 22 kontainer bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memastikan negara hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
“Ini adalah wujud kehadiran negara, sekaligus tindak lanjut arahan Bapak Presiden agar kita terus melakukan langkah-langkah percepatan penanganan,” kata Sigit.
Baca juga: Survei IDM: Kepercayaan Publik Terhadap Polri Mencapai 79,2 Persen
Ia menjelaskan, selain menjaga kelancaran distribusi logistik, Polri juga turut berperan dalam percepatan perbaikan pascabencana, mulai dari pembangunan kembali jembatan yang rusak hingga penyediaan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Seluruh upaya tersebut dilakukan secara kolaboratif bersama TNI serta kementerian dan lembaga terkait.
Dengan pelepasan bantuan ini, diharapkan proses pemulihan di wilayah terdampak bencana di Sumatra dapat berjalan lebih cepat dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Editor : Badwi