Diduga Marak Judi Sabung Ayam dan Dadu di Karang Anyar, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat Penegak Hukum

Reporter : Badwi

Berita-compasnews.com, Lumajang – Warga Dusun Karang Anyar, Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, mengeluhkan maraknya aktivitas perjudian yang diduga berlangsung secara terbuka di wilayah mereka. Selain arena sabung ayam, lokasi tersebut juga disebut menjadi tempat permainan judi cap jeki dan judi dadu yang ramai dikunjungi para pemain.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, aktivitas perjudian tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan bahkan beroperasi hingga larut malam. Warga menyebut kegiatan itu masih berlangsung sampai sekitar pukul 00.00 WIB.

Baca juga: Diduga Ada Aktivitas Perjudian di Dusun Siluman Pasirian, Warga Pertanyakan Pengawasan Aparat

"Kami berharap ada tindakan dari aparat penegak hukum karena aktivitas ini sangat meresahkan masyarakat. Selain mengganggu ketertiban, juga dikhawatirkan berdampak buruk terhadap lingkungan sosial," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Rabu (10/6/2026). 

Baca juga: Aktivitas Diduga Judi Sabung Ayam di Wiroborang Jadi Sorotan Warga

Masyarakat menilai keberadaan arena perjudian tersebut berpotensi memicu berbagai permasalahan, mulai dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat hingga munculnya tindak kriminal lainnya. Oleh karena itu, warga meminta aparat terkait segera melakukan pengecekan dan penindakan apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan aktivitas perjudian di Dusun Karang Anyar, Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang tersebut.

Baca juga: Warga Ngronggot Resah, Dugaan Judi Sabung Ayam Ramai Didatangi Penjudi Luar Daerah

Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera turun ke lokasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar serta mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.setempat.

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru