Berita-compasnews.com, Jembrana. Bali - Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok desa, Komandan Kodim (Dandim) 1617/Jembrana, Letkol Inf Sy Gafur Thalib, mengomandoi langsung aksi nyata jajarannya di lapangan.
Personel Kodim 1617/Jembrana bersama masyarakat setempat kini tengah memacu pengerjaan Jembatan Nusamara di Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.
Melalui semangat gotong royong yang masif, pengerjaan yang kini berfokus pada pemasangan papan lantai dan kawat pembatas jembatan tersebut terus dikebut agar mobilitas warga bisa segera pulih dan meningkat. Senin (22/6/26)
Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Sy Gafur Thalib menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur desa ini bukan sekadar tugas teknis, melainkan wujud kehadiran negara dan TNI di tengah kesulitan rakyat.
"Kami menginstruksikan seluruh personel untuk all-out memacu pengerjaan Jembatan Nusamara ini. Ini adalah langkah konkret Kodim 1617/Jembrana dalam menjabarkan visi Bapak Presiden Prabowo Subianto terkait pemerataan infrastruktur. Desa tidak boleh terisolasi; akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga harus kita jamin melalui infrastruktur yang layak," tegas Letkol Inf Sy Gafur Thalib.
Lebih lanjut, Letkol Inf Sy Gafur Thalib mengapresiasi sinergi yang luar biasa antara prajurit TNI dan masyarakat Desa Yehembang Kangin yang saling bahu-membahu tanpa kenal lelah. Menurutnya, kemanunggalan TNI-Rakyat menjadi bahan bakar utama cepatnya progres pembangunan jembatan ini.
"Melihat antusiasme warga yang ikut mengangkat papan lantai dan memasang kawat pembatas bersama anggota kami, saya optimis jembatan ini dapat segera rampung. Jembatan Nusamara ini sangat vital bagi urat nadi perekonomian dan aktivitas harian warga Mendoyo. Kami akan kawal terus hingga tuntas," pungkas Dandim.
Baca juga: Dandim 1617/Jembrana Hadiri Pemeriksaan dan Penyerahan Hewan Qurban Presiden RI
Dengan percepatan yang dipimpin langsung oleh Dandim, keberadaan Jembatan Nusamara ini diharapkan tidak hanya membuka akses geografis yang sempat terhambat, namun juga menjadi stimulus bagi peningkatan kesejahteraan dan perputaran ekonomi di pelosok Kabupaten Jembrana.
Red/Daeng
Editor : Badwi