Dugaan Penyimpangan Dana MTQ Kayong Utara Disorot, Panitia Kecewa Honor 300 Juta Tidak di Bayarkan

Reporter : Badwi

Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Perihal Permohonan Penyelesaian Honor Panitia MTQ Tingkat Provinsi di Kabupaten Kayong Utara.

Kami yang merupakan bagian dari panitia pelaksana Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi di Kabupaten Kayong Utara, menyampaikan keluhan dan aspirasi terkait, honorarium panitia yang sampai saat ini belum kami terima.

Baca juga: MUSORKABLUB KONI Kayong Utara 2026, Decky Sahbiandi Terpilih Aklamasi Pimpin Periode 2026-2030


meskipun seluruh tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada kami telah kami laksanakan sampai dengan selesainya kegiatan.


Adapun informasi yang kami terima, pada awalnya telah tersedia anggaran sekitar Rp300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) yang diperuntukkan bagi honorarium panitia. Namun, kami mendapatkan informasi bahwa anggaran tersebut kemudian dihapuskan sehingga honorarium bagi panitia yang telah bekerja belum dapat dibayarkan.

Kondisi ini tentu menimbulkan kekecewaan dan keresahan di kalangan panitia. Terlebih lagi, kegiatan MTQ tersebut telah lama selesai, bahkan pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional juga telah selesai, sementara hak berupa honorarium atas tugas yang telah kami laksanakan belum juga mendapatkan kejelasan penyelesaian.

Keluhan mengenai hal ini bukan hanya disampaikan oleh satu atau dua orang, tetapi telah menjadi keresahan, hampir seluruh panitia yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan MTQ.

Beberapa panitia yang menyampaikan keluhan terkait belum diterimanya honor, antara lain dengan inisial:

Kami memahami bahwa dalam penyelenggaraan sebuah kegiatan dapat terjadi berbagai kendala administratif maupun penganggaran. Namun demikian, kami berharap persoalan tersebut tidak menghilangkan hak para panitia yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Baca juga: Kemarau Panjang Picu Krisis Air, PT DIB Salurkan Air Bersih untuk Warga Kayong Utara

Kami bekerja bukan sekadar membantu terlaksananya kegiatan, tetapi menjalankan tugas yang telah dipercayakan kepada kami dengan penuh tanggung jawab, waktu, tenaga, dan komitmen demi menyukseskan MTQ Tingkat Provinsi di Kabupaten Kayong Utara.

Oleh karena itu, harapan kami sangat sederhana: agar hak kami berupa honorarium panitia dapat dibayarkan dan diberikan kejelasan penyelesaiannya.

Kami juga berharap adanya keterbukaan mengenai status anggaran honorarium tersebut serta penjelasan resmi dari pihak yang berwenang mengenai alasan belum dibayarkannya honor panitia.


Jangan kan uang, untuk baju batik di acara MTQ saja kami bayar sendiri, Ndak ade duit pengganti nya. Dan bahkan adaa yang masih berhutang di tukang jahit

Baca juga: PT Dharma Inti Bersama Pulau Penebang Terus Salurkan Air Bersih Untuk Warga Kayong Utara Terdampak Kemarau

Kami menyampaikan keluhan ini dengan cara yang baik dan tetap menghormati seluruh pihak yang terlibat. Kami hanya ingin memperolehnkepastian, kejelasan, dan penyelesaian atas hak yang telah kami perjuangkan melalui pelaksanaan tugas sebagai panitia MTQ. Tutup Seorang Panitia Dengan Nada Kesal.

"Lebih Lanjut, Awak media berita compas kamis 24/9/2026 mengkonfirmasi ketua panitia, Melalui via whatsapp Ustadz Nazril Menjelaskan, kenapa honor para anggota panitia di tiadakan.
yang pertama banyak nya bidang bidang lain yang mengusulkan sementara anggara kita di RAB awal terbatas.
namun bidang yang mangajukan ini sangat wajib di penuhi, Seperti bidang musabaqoh bidang perlengkapan bidang konsumsi bidang kesehatan dan bidang keamanan. Imbuh Nazril

Tambah nya, Ia juga mengakui bahwa ada keterlambatan kami menginfokan ke kawan kawan panitia sehingga terjadi nya sebuah kesalahan pahaman, Ya saya secara pribadi dari lubuk hati yang paling dalam memohon maaf yang sebesar besar nya atas keterlambatan memberitahu ke seluruh anggota panitia MTQ yang di gelar pada 8 Agustus 2026 tingkat provinsi di kabupaten kayong utara. (Juminggu)

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru