Mekanisme Wajib Ujian Praktek R2, Pemohon SIM Baru di Satpas Polres Sampang

berita-compasnews.com

Berita-compasnews.com, Sampang – Sebagai pengendara sepeda motor sudah sewajibnya memiliki SIM C atau Surat Izin Mengemudi, tanpa surat ini pengendara dianggap tidak layak untuk mengendarai sepeda motor di jalan raya. Penting untuk diketahui, untuk mengajukan SIM C, Anda harus berusia minimal 17 tahun, memiliki KTP, berpakaian rapi serta dalam kondisi yang sehat terbukti dengan surat keterangan medis dari dokter.

Satpas polres Sampang alamat di Jl. Trunojoyo No.95 A, kelurahan Banyuanyar, kecamatan Sampang, kabupaten Sampang - Madura memberikan tata cara yaitu, mekanisme ujian praktek R2. Yang harus dipelajari untuk membuat SIM C ada pada ujian teori dan prakteknya. Ujian teori dapat dipelajari kisi – kisi soal ujian SIM C yang sudah terupdate di internet. Namun, untuk ujian praktek cukup sulit. Banyak pemohon SIM C yang gagal pada tahap ini. Oleh karena itu ulasan ini dibuat untuk membantu Anda lolos ujian praktik SIM C.

Baca juga: Jelang Nataru Polres Sumenep Intensifkan Patroli dan Razia Hiburan Malam

Sementara itu Kasat lantas AKP Karnoto, S.H, menyampaikan, hal dasar yang dapat dilakukan sebelum melakukan ujian praktik SIM C adalah yakin dan percaya diri bahwa pemohon SIM akan lolos. Pastikan Anda dalam keadaan tenang dan hilangkan semua keraguan sebelum menjalankan tes.

“Pemohon harus latihan berkendaralakukan praktik berkendara secara teratur di jalan sepi terlebih dulu. Hal ini akan membantu Anda mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang diperlukan sebelum ujian praktik,”Ungkap AKP Karnoto, Sabtu (07/09/2024).

Lanjut, persiapkan sikap dan mental, mulai dari tetap tenang dan fokus selama ujian, percaya diri terhadap kemampuan, mematuhi instruksi dengan seksama dan bersikap sopan dan santun kepada penguji.

Kuasai teknik berkendara sebaiknya sebelum melakukan ujian praktik SIM C anda menguasai teknik berkendara sepeda motor Anda, sehingga dapat melewati rintangan degan mudah, mulai dari menjaga kecepatan, menggunakan rem serta keseimbangan ketika berkendara.

Baca juga: Pick Up Terjun ke Laut di Camplong, Sopir Luka Usai Mobil Oleng Saat Hujan Deras

“Ketahui jenis rintangan terdapat berbagai jenis rintangan yang akan dilalui selama ujian praktek SIM C, salah satunya adalah jalur letter “S”, memutar balik atau u turn, berjalan lurus, balik arah, bereaksi untuk bermanuver ke kiri dan ke kanan, serta peserta tidak boleh jatuh ketika lintasan menanjak,”tegasnya.

Kasat lantas AKP Karnoto, juga menegaskan bahwa, aturan pengendara tidak boleh menginjak aspal tetap diberlakukan. Hal tersebut untuk mengetahui keterampilan masyarakat melewati lintasan tanpa menginjakkan kaki ke aspal.

Pemohon bisa menggunakan motor sendiriPihak kepolisian membolehkan peserta ujian SIM untuk menggunakan sepeda motor sendiri selama ujian berlangsung. Keuntungan menggunakan sepeda motor sendiri adalah pengendara sudah beradaptasi dengan motor tersebut sehingga akan memudahkan saat ujian praktik.

“Jaga kondisi tubuh dan menjaga kondisi fisik selama mengikuti ujian SIM C sangat penting. Pastikan bahwa Anda dalam keadaan sehat dan bugar. Dengan tubuh yang prima, pemohon akan lebih siap menghadapi segala tantangan yang mungkin timbul selama ujian,”tuturnya.

Baca juga: Oknum Polisi Polres Sampang Diduga Coba Perkosa Perempuan Calon Tersangka

AKP Karnoto menyampaikan, hal terakhir yang dapat anda lakukan adalah berdoa. Pastikan anda berdoa sebelum melakukan ujian praktik SIM C. Berdoa agar dapat diberikan kelancaran dan hasil yang memuaskan.

“Berikut ulasan mengenai tips lolos ujian praktik SIM C, semoga dengan adanya ulasan ini dapat membantu Anda untuk lolos ujian praktik SIM C dan menambah wawasan anda dalam berkendara patuh berlalu lintas khususnya sepeda motor,”pungkas perwira Tiga balok dipundaknya itu.

(Taufik)

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru