Kepala Rutan Kelas I Surabaya Sosialisasikan Program 100 Hari Kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

berita-compasnews.com

Berita-compasnews.com, Sidoarjo – Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tomi Elyus, melaksanakan sosialisasi program 100 hari kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di Aula Rutan Kelas I Surabaya pada Senin (4/11). Langkah ini bertujuan agar seluruh jajaran Rutan Surabaya dapat segera mengimplementasikan dan menyukseskan kebijakan strategis yang dirancang untuk meningkatkan pengelolaan dan pelayanan lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Tomi Elyus menjelaskan bahwa program ini mencakup lima prioritas utama, termasuk pemberantasan narkoba dan upaya memerangi berbagai modus penipuan yang dilakukan narapidana di dalam lapas atau rutan.

Baca juga: Ketua Umum KWI Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-59 kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto

Rutan Surabaya berkomitmen untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan memperkuat pengawasan internal agar peredaran narkoba dan tindak penipuan dapat diminimalisir.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan rutan yang lebih bersih dari peredaran narkoba dan tindak kejahatan lainnya.

Selain itu, program ini juga mendorong pemberdayaan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui keterampilan di bidang pertanian dan peternakan. Dengan pelatihan yang tepat, warga binaan diharapkan tidak hanya mendapatkan keterampilan baru yang produktif, tetapi juga dapat membekali diri untuk menjalani kehidupan yang mandiri setelah masa hukuman berakhir.

Baca juga: Imigrasi Belawan Melaksanakan Kegiatan Bakti Sosial Dalam Rangka Hari Bhakti Imigrasi ke.76.

Rutan Kelas I Surabaya juga diinstruksikan untuk aktif dalam memberikan bantuan sosial kepada keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian.

Di samping itu, upaya mengatasi overcapacity di lapas dan rutan menjadi salah satu fokus penting, disertai dengan rencana pembangunan lapas modern berstandar super maximum security dan lembaga pendidikan internasional bagi narapidana muda.

Baca juga: Rutan Kelas I Surabaya Pindahkan Satu Warga Binaan Pemasyarakatan ke Rutan Kelas IIA Ambon 

Tomi Elyus menegaskan bahwa program ini memerlukan partisipasi aktif seluruh pegawai Rutan Surabaya untuk mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih aman, humanis, dan berorientasi pada pembinaan serta rehabilitasi narapidana.

(Badwi)

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru