808 Personel Polda Jatim dan 15 ribu Personel Polres Jajaran, Lakukan Rikes Sebelum Bertugas di TPS

berita-compasnews.com

Berita-compasnews.com, Surabaya - Sebanyak 808 personel Polda Jawa Timur dan sekitar 15 ribu personel Polres Jajaran Polda Jatim, melakukan Pemeriksaan Kesehatan (Rikes) sebelum melakukan pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam rangka Pilkada Serentak 2024, di Jawa Timur.

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memeriksa kesiapan personel, khususnya di bidang kesehatan.

Baca juga: Polda Jatim Ungkap 3.157 Kasus Narkoba Semester I Tahun 2026, Selamatkan 2,79 Juta Jiwa dari Bahaya Narkotika

"Jadi seluruh personel sebelum bertugas melaksanakan pengaman di TPS, kita lakukan pemeriksaan kesehatannya," ujar Kombes Dirmanto, Rabu (20/11)

Kombes Dirmanto menjelaskan, Biddokkes Polda Jatim melakukan tindakan preventif, agar personel dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal dalam keadaan sehat.

Sementara itu, Kabiddokes Polda Jatim Kombes Pol. Dr. dr. M. Khusnan Marzuki. MM., mengatakan kegiatan ini juga untuk mendukung program Asta Cita Presiden RI, yaitu optimalisasi pengaman Pilkada serentak tahun 2024.

Lebih lanjut, Kabiddokkes Polda Jatim juga menjelaskan, untuk Satuan Kerja (Satker) di jajaran kewilayahan, pemeriksaan kesehatan personel dilaksanakan oleh Siedokkes Polres dan didukung oleh Rumah Sakit Bhayangkara, Rayonisasi Polda Jatim.

"Untuk jumlah personel PAM TPS dari Satker Polda Jatim sebanyak 808 anggota, yang dilakukan pemeriksaan Biddokkes,sedangkan personel Satker di wilayah Polres jajaran Polda Jatim sebanyak 15 ribu anggota yang dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Sidokes dan Rumah Sakit Bhayangkara jajaran Polda Jatim," jelas Kombes Pol. Dr. dr. M. Khusnan Marzuki. MM.

Dikatakan pula oleh Kabiddokkes Polda Jatim, apabila ditemukan personel yang kondisinya tidak samapta atau kurang sehat ada koormorbid penyakit yang beresiko bila melaksanakan tugas di TPS. Biddokkes akan memberikan rekomendasi untuk tidak di tempatkan di TPS.

"Nanti dilaksanakan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut terhadap personil tersebut, untuk dilakukan pengobatan," pungkasnya.(*)[20/11 14.45] Suroto Humas Kp3 Tj Perak: *GUIP Apresiasi Kinerja Polres Pamekasan Berantas Penyakit Masyarakat dan Jaga Netralitas di Pilkada 2024*

PAMEKASAN – GUIP (Gerakan Umat Islam Pamekasan) yang dipimpin Habib Faisol Fada’q mengunjungi Polres Pamekasan Polda Jatim untuk audensi.

Kegiatan tersebut ditemui langsung oleh Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Irawan didampingi Waka Polres Pamekasan Kompol Andy Purnomo dan Kasat Lantas Polres Pamekasan AKP Bagus Wijanarko, Senin (18/11/2024) siang.

Baca juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan

Audiensi tersebut membahas terkait netralitas dari pihak kepolisian khususnya Polres Pamekasan dalam Pilkada 2024 dan pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kab. Pamekasan.

Pada kesempatan tersebut Para ulama’ yang tergabung dalam GUIP (Gerakan Umat Islam Pamekasan) mengucapkan berterima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja Polres Pamekasan berkaitan dengan penanganan penyakit masyarakat (pekat) dan netralitas Polres Pamekasan dalam Pilkada 2024.

"Kami apresiasi kepada Polres Pamekasan terkait komitmentnya dalam hal penanganan penyakit masyarakat dan juga sangat berharap Netralitas dalam Pilkada ini benar - benar dijaga," ujar Faisol Fada’q.

Sementara itu Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Irawan menyampaikan, bahwa ia terus mewanti wanti anggota baik anggota Polres Pamekasan maupun anggota Polsek jajaran Polres Pamekasan untuk tidak memihak pada salah satu Paslon manapun.

Baca juga: Tim Basket Polda Jatim Juara 1 Kapolri Cup 2026

“Kami juga menekankan anggota harus profesional dalam menyikapi perkembangan situasi kamtibmas di masyarakat dan jangan melakukan pelanggaran-pelanggaran kode etik Polri, seperti terseret kasus narkoba dan menjadi backing penyakit masyarakat,” terang Kapolres Pamekasan.

Terkait penyakit masyarakat, dari awal Polres Pamekasan Polda Jatim sudah berkomitmen untuk memberantas penyakit masyarakat seperti miras, Prostitusi, judi dan lainya, dimana hal tersebut juga mendapat dukungan dan sinergi dengan Pemkab Pamekasan.

Menurut Kapolres Pamekasan, Forkopimda sudah duduk bersama membahas penyakit masyarakat dan akan membentuk satgassus dengan melibatkan personil gabungan Polres Pamekasan, Pemkab dan Kodim 0826.

"Kami mohon doa dan dukungan dari para Ulama' dan tokoh agama untuk mewujudkan wilayah Polres Pamekasan yang sejuk, aman, damai dan kondusif, serta bersama-sama menangkal isu hoax yang meresahkan masyarakat," pungkasnya.

(Badwi)

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru