Berita-compasnews.com, Pandeglang – Warga Desa Curug, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, menyuarakan harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Pemerintah Provinsi Banten agar segera melakukan pembangunan dan perbaikan jalan kabupaten yang melintasi wilayah mereka.
Jalan tersebut merupakan akses utama penghubung antar desa yang memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas perekonomian, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat. Namun, kondisi jalan saat ini dinilai memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Curug menyampaikan bahwa jalan kabupaten itu menjadi urat nadi kehidupan warga. Setiap hari, jalan tersebut dilalui pelajar, petani, pedagang, hingga warga yang hendak berobat ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Kami masyarakat Desa Curug memohon kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan juga Pemerintah Provinsi Banten agar segera membangun dan memperbaiki jalan kabupaten di wilayah kami. Jalan ini sangat penting untuk menunjang kegiatan sehari-hari warga,” ujarnya.
Menurut warga, kondisi jalan semakin parah saat musim hujan. Permukaan jalan yang berlubang dan berlumpur membuat kendaraan sulit melintas. Tak jarang, pengendara roda dua terjatuh akibat licin dan genangan air yang menutup lubang jalan. Situasi ini tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga memperlambat distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber penghasilan utama masyarakat setempat.
Warga berharap aspirasi yang disampaikan ini dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Mereka menginginkan adanya langkah konkret berupa pembangunan maupun peningkatan kualitas jalan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam.
Dengan infrastruktur jalan yang memadai, masyarakat optimistis pertumbuhan ekonomi desa akan meningkat, akses pendidikan semakin lancar, dan pelayanan kesehatan lebih mudah dijangkau.
Pembangunan jalan kabupaten di Desa Curug diharapkan menjadi prioritas demi mendorong kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah Kecamatan Cibaliung.
Toni Metic
Editor : Badwi