Sabtu, 25 Jul 2026 03:52 WIB

Antrean Kendaraan Mengular, Kapolres Bengkayang Turun Langsung Cek Stok BBM di SPBU

Berita-compasnews.com,BENGKAYANG,KALBAR — Menanggapi lonjakan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) beberapa hari terakhir, Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua SPBU di wilayah Kecamatan Bengkayang, Rabu (22/7/2026).

Pengecekan lapangan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah tersebut.

Sidak yang berlangsung hingga malam hari ini menyasar dua lokasi utama, yaitu SPBU PT Jessy Ak Lakeng di Jalan Raya Sanggau Ledo, Kelurahan Sebalo, serta SPBU PT Imanuel Jaya di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bumi Emas. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bengkayang, Kasat Intelkam, Ps Kasat Samapta, hingga Kapolsek Bengkayang.

Pasokan Dipastikan Aman, Kerusakan Mesin Jadi Kendala, Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi dengan pengelola SPBU PT Jessy Ak Lakeng, pasokan BBM dari Depot Pertamina Pontianak dipastikan rutin dikirim setiap hari sehingga stok dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, kepadatan antrean dipicu oleh tingginya permintaan BBM jenis Biosolar, terutama dari kendaraan yang beralih akibat kekosongan sementara Biosolar di SPBU lain. Pengaturan penyaluran Biosolar pun dilakukan secara bertahap mengingat keterbatasan akses lokasi yang hanya memiliki dua jalur pengisian.

Di sisi lain, pelayanan pengisian BBM jenis Pertamax di SPBU tersebut terpaksa dihentikan sementara akibat kerusakan teknis pada mesin Submersible Turbine Pump (STP) di tangki penyimpanan. Pengelola SPBU, Yudas, mengonfirmasi bahwa kendala perbaikan terjadi lantaran teknisi yang ditunjuk masih dalam kondisi sakit.

Pengawasan Penjualan Jirigen dan Pengaturan Lalu Lintas, Pengecekan berlanjut hingga malam hari sekitar pukul 18.45 WIB di SPBU PT Imanuel Jaya. Selain mengecek ketersediaan pasokan, jajaran Satlantas dan Satsamapta Polres Bengkayang disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar area guna mencegah kemacetan akibat antrean panjang.

Pengelola SPBU PT Imanuel Jaya, Junai, menjelaskan bahwa stok BBM di lokasinya dalam kondisi aman. Untuk menjaga keadilan distribusi dan keteraturan, pihaknya menerapkan aturan ketat : Pembelian Menggunakan Jirigen :

° Hanya diperbolehkan bagi masyarakat yang mengantongi surat rekomendasi resmi—ditujukan untuk kebutuhan warga pedalaman dan kios eceran—dengan kuota maksimal 70 liter per orang.

° Pembelian Biosolar Truk: Dibatasi maksimal 100 liter per kendaraan untuk memastikan pemerataan BBM bersubsidi.

Imbauan Kapolres: Masyarakat Jangan Panic Buying,Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (panic buying).

"Kami memastikan distribusi BBM di Kabupaten Bengkayang berjalan dengan baik. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan dari Pertamina tetap tersedia. Kami terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU agar pelayanan optimal serta mengawasi penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran," tegas AKBP Syahirul Awab.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan berkala di lapangan serta membantu pengaturan lalu lintas di sekitar SPBU untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

 

*Humas*

Editor : Kusnadi