Jumat, 02 Okt 2026 01:00 WIB

RESMI TERKUAK: Polda Kalbar Benarkan OTT Direktur PDAM Bengkayang di Pusaran Suap Audit BPK, Siapa Menyusul?

BENGKAYANG, KALBAR (Berita-compasnews.com) – Teka-teki dan pusaran isu liar yang mengguncang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bengkayang akhirnya terjawab. Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat resmi membenarkan adanya penindakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Direktur Perumdam Tirta Bengkayang. Skandal ini diduga kuat merujuk pada pemufakatan jahat tindak pidana penyuapan dalam proses pemeriksaan atau audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Kabar mengejutkan ini dikonfirmasi langsung kepada awak media oleh Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., pada Kamis (1/10/2026).

Kendati demikian, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci konstruksi perkara, lokasi pasti penindakan, maupun identitas lengkap para pihak dan barang bukti yang diamankan.

"Masih dalam pendalaman oleh penyidik Ditreskrimsus. Nanti saat konferensi pers akan dikabari ya," tegas Kombes Pol. Bambang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim investigasi, pusaran suap ini disinyalir berkaitan erat dengan Laporan Keuangan Konsolidasian Perumdam Tirta Bengkayang Tahun 2025. Dugaan ini semakin menguat setelah dokumen laporan keuangan yang ditandatangani oleh Direktur Herri, S.T. tertanggal 20 April 2026 beredar luas dengan tanda air permohonan informasi melalui PPID BPK RI. Hal ini mempertegas indikasi adanya manipulasi dan konflik kepentingan dalam tata kelola anggaran perusahaan pelat merah tersebut.

Kepanikan Internal dan Sikap Bungkam,  Sebelum adanya pembenaran dari pihak kepolisian, tim investigasi gabungan media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sempat melakukan penelusuran langsung ke Kantor Pusat Perumdam Tirta Bengkayang guna menguji kebenaran informasi. Namun, kedatangan awak media justru disambut atmosfer ketakutan dan sikap bungkam dari jajaran internal perusahaan.

"Kami belum bisa menjawab iya atau tidak. Lebih baik kawan-kawan media silakan konfirmasi ke bagian Pengawasan atau langsung kepada Beliau (Bupati Bengkayang). Kami tidak mau mendahului sebelum ada keterangan resmi dari Aparat Penegak Hukum," kelit salah satu Kepala Bagian Perumdam Tirta Bengkayang di ruang kerjanya, seraya memastikan bahwa pelayanan dan pasokan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Publik Menanti Transparansi, Pembenaran status OTT dari Polda Kalbar kini membuka babak baru skandal rasuah di Kabupaten Bengkayang. Awak media dan elemen LSM menegaskan akan terus mengawal ketat jalannya penyidikan Ditreskrimsus hingga tuntas.

Kini, publik menanti rilis resmi dari Polda Kalbar untuk membongkar siapa saja oknum yang turut menikmati aliran dana panas tersebut. Di sisi lain, desakan juga mengalir deras kepada Bupati Bengkayang selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) untuk segera tampil memberikan keterangan pers guna memulihkan kepercayaan masyarakat di tengah darurat integritas BUMD.

Editor : Kusnadi