Minggu, 18 Okt 2026 18:15 WIB

Harmoni Nusantara di Bumi Daranante: Meungkeut Kadeudeuh Baraya Sunda (MKBS) ke-7 Untuk Sanggau Berkemajuan

Berita-compasnews.com,SANGGAU,KALBAR — Meneguhkan komitmen pelestarian tradisi di tengah rajutan agung kebhinekaan NKRI, Paguyuban Pasundan Kabupaten Sanggau bersiap menggelar perhelatan akbar Meungkeut Kadeudeuh Baraya Sunda (MKBS) ke-7. Ajang yang menjadi salah satu urat nadi dalam rangkaian Festival Budaya Sabang Merah 2026 ini bukan sekadar unjuk eksistensi komunal, melainkan sebuah diplomasi budaya yang tajam dan progresif dengan mengusung tema besar: “Nata Budaya Sunda untuk Sanggau Berkemajuan”.

Digelar pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026, di jantung kota yakni Taman Aronk Belopa, Kabupaten Sanggau, denyut nadi kebudayaan ini akan mulai berdetak sejak pukul 08:00 WIB hingga selesai. festival ini siap menghentak dan memanjakan panca indera masyarakat dengan parade kekayaan tatar Pasundan yang memukau. Publik Sanggau akan disuguhi rupa-rupa pesona warisan leluhur, mulai dari dinamisnya Pertunjukan Seni Budaya, ikoniknya Aksi Sisingaan, ketangguhan ritmis Pencak Silat, hingga eksplorasi cita rasa autentik lewat suguhan Kuliner Sunda dan Pameran kriya.

Ketua Umum Paguyuban Pasundan Kabupaten Sanggau, H. Abdurahman, bersama seluruh keluarga besar paguyuban menegaskan garis perjuangan mereka: menjadikan perhelatan ini sebagai kawah candradimuka pewarisan nilai luhur bagi generasi muda. Di tengah lanskap demografi Sanggau yang majemuk, kebudayaan Sunda hadir bukan untuk mendominasi, melainkan untuk bersinergi dan menjadi suluh perekat kerukunan antarsuku. Sementara itu, Ketua Panitia, Jemain, S.IP., M.Si., bersama jajarannya terus mematangkan orkestrasi acara agar mampu memberikan resonansi positif yang tajam bagi masyarakat luas.

Kehadiran etalase budaya Sunda di panggung Sabang Merah adalah wujud nyata dari slogan filosofis mereka, "Ngamumule Budaya, Nguatkeun Duduluran, Ngawangun Sanggau Nu Leuwih Maju" (Melestarikan Budaya, Menguatkan Persaudaraan, Membangun Sanggau yang Lebih Maju). Ini adalah cetak biru bagaimana sebuah paguyuban etnis berkontribusi langsung pada pembangunan peradaban daerah.

Ini adalah panggilan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang mencintai NKRI dan menghargai mozaik budayanya. Seperti pesan kuat yang digaungkan penyelenggara: "Datang, Saksikan, Rasakan Budayanya!". MKBS ke-7 adalah pembuktian bahwa merawat akar budaya adalah senjata paling tajam untuk melawan perpecahan dan merajut harmoni demi kemajuan bersama.  

Editor : Kusnadi