Berita-compasnews.com, Pandeglang - Pemerintah Kabupaten Pandeglang meluncurkan Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting sebagai bagian dari upaya bersama dalam mengatasi permasalahan stunting yang masih tinggi (24 %) menjadi tantangan besar di Kabupaten Pandeglang, Kamis (23/01/2025).
Acara launching yang digelar di Oproom Setda Pandeglang pada hari ini, dihadiri oleh Sekertaris Daerah, Para Asisten Daerah, Para Kepala OPD, BUMD, tokoh masyarakat, serta para orangtua dan aktivis kesehatan.
Baca juga: Tasyakuran Kelulusan dan Kenaikan Kelas SMPN 3 Cipeucang Berlangsung Sederhana dan Penuh Haru
Gerakan ini bertujuan untuk melibatkan orangtua dalam peran aktif mencegah stunting sejak dini, dengan
memberikan perhatian lebih terhadap pola asuh yang baik, gizi yang cukup, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Dalam rangka mendukung gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Pandeglang bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk tenaga medis, organisasi masyarakat, dan sektor swasta.
Berdasarkan data terbaru, prevalensi stunting di Kabupaten Pandeglang masih cukup tinggi, yaitu sebesar 24�n ini menjadi perhatian serius kami.
Melalui Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting, kami berharap dapat memperkuat peran orangtua dalam memastikan anak-anak tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik," ujar H. Fahmi Ali Sumanta – Sekertaris Daerah Kabupaten Pandeglang, dalam sambutannya.
Baca juga: Klarifikasi Isu Penolakan MBG di Cibitung, MUI dan Dapur MBG Tegaskan Tidak Ada Penolakan
Gerakan ini juga dilengkapi dengan berbagai program pendukung, seperti edukasi kepada orangtua mengenai gizi seimbang, pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, serta penguatan kapasitas kader kesehatan desa untuk mendampingi keluarga dalam pencegahan stunting.
Masyarakat diharapkan aktif berpartisipasi dalam mendukung gerakan ini dengan memberikan perhatian lebih kepada anak-anak di lingkungan sekitar dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran keluarga dalam memastikan asupan gizi yang baik dan kondisi kesehatan optimal.
Dengan adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, kami yakin Kabupaten Pandeglang bisa menjadi contoh dalam upaya pencegahan stunting di tingkat nasional," tambah H.Fahmi Ali Sumanta.
Baca juga: Pemerintah Desa se-Kecamatan Cibitung Perkuat Sinergi Bersama Media
Acara launching ini juga diawali dengan Penandatangan komitmen bersama, Paparan Teknis Pelaksanaan Program Gelora Cinta Oleh Kepala BP2A3KBP3A Ibu Hj.Nuriah S.KM, M.Si
Dengan adanya Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting ini, diharapkan dapat menurunkan Angka Prevalensi Stunting Kabupaten Pandeglang serta dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki potensi untuk berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa.
Toni Metic
Editor : Badwi