BeritaCompasNews.Com || Sampang – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Medco Energi Sampang Pty. Ltd. (MedcoEnergi) menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi dan Media Edukasi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, pada Rabu (15/7/2026).
Forum bertajuk "Memperkuat Sinergi SKK Migas–MedcoEnergi bersama Insan Media Sampang dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional" ini digelar sebagai ruang dialog dua arah untuk meningkatkan pemahaman jurnalis mengenai proses eksplorasi hingga produksi migas, tantangan komunikasi publik, serta realisasi Program Pengembangan Masyarakat (PPM) di wilayah tersebut.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Senior Manager Relations & Security Offshore MedcoEnergi, Ary Dwipermana, terhadap kemitraan erat yang terus terjalin antara industri hulu migas dan insan pers di Kabupaten Sampang. Dirinya menegaskan bahwa kelancaran operasional MedcoEnergi di perairan Selat Madura tidak pernah lepas dari peran vital media sebagai penyampai informasi yang berimbang kepada publik dan pemerintah daerah.
"Wilayah Madura adalah bagian penting dari operasi kami di Jawa Timur. Semakin baik masyarakat memahami bagaimana industri hulu migas bekerja, apa manfaatnya, bagaimana pengawasannya, dan apa saja program yang kami jalankan bersama masyarakat, semakin kuat pula fondasi kami untuk beroperasi secara aman dan berkelanjutan. Di situlah peran insan media menjadi sangat berarti," katanya.
Harapan serupa dikemukakan Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, yang menilai media massa sebagai mitra strategis dalam mengakselerasi literasi publik terkait kompleksitas industri hulu migas. Menurutnya, pemahaman yang utuh mengenai karakteristik industri yang padat modal, padat teknologi, dan berisiko tinggi sangat penting untuk menjaga kondusivitas iklim investasi dan mendukung ketahanan energi.
"Kami mengapresiasi peran rekan-rekan media yang selama ini menghadirkan informasi yang akurat, objektif, dan berimbang. Kami berharap ruang komunikasi antara SKK Migas, KKKS, dan insan media terus terjaga sehingga masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai industri hulu migas serta manfaatnya bagi bangsa," ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, Kustantina, S.Si., M.Si., turut memberikan respons positif dan mengapresiasi inisiatif edukasi ini sebagai langkah strategis mempertemukan visi pemerintah, pelaku industri, dan jurnalis. Ia memandang sektor hulu migas sebagai pilar ekonomi daerah yang kontribusinya harus dipublikasikan secara proporsional agar masyarakat mendapatkan edukasi yang benar.
"Kami berharap media terus menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif, membangun, dan bermanfaat, sehingga masyarakat semakin memahami kontribusi industri hulu migas bagi pembangunan daerah dan ketahanan energi nasional," ujarnya.
Kegiatan edukatif yang dihadiri puluhan wartawan dari berbagai organisasi pers di Sampang ini juga memaparkan secara detail mekanisme pengawasan ketat SKK Migas terhadap seluruh kegiatan operasional KKKS. Melalui forum kolaboratif ini, seluruh pihak sepakat berkomitmen untuk terus menjaga transparansi informasi guna membangun optimisme publik terhadap kontribusi nyata industri hulu migas bagi pembangunan daerah di Madura.
Editor : Taufik