Dapur Rumah Lansia di Sampang Ludes Terbakar, Pasutri 80 Tahun Berharap Bantuan Pemerintah

Reporter : Taufik
Caption Foto: kebakaran akibat korsleting listrik menghanguskan bangunan dapur

BERITACOMPASNEWS.COM || SAMPANG – Musibah kebakaran akibat korsleting listrik menghanguskan bangunan dapur milik pasangan suami istri lansia, Pak Bardi (80) dan Bu Riyati, di Dusun Tase'an, Desa Panggung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, hingga menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah.

​Anwar, anak dari korban musibah kebakaran tersebut, menyampaikan kronologi saat api mulai membakar bangunan dapur kayu dan bambu milik orang tuanya yang terjadi secara mendadak.

Baca juga: Babinsa 05 Cilincing Serda Subhan, Sigap Menolong Warga Yang Membutuhkan Bantuan

​"Peristiwa kebakaran ini terjadi pada saat ibu Riyati sedang sholat di musholla rumah yang tak jauh dari titik kebakaran," katanya saat memberikan keterangan kepada media pada Sabtu (1/8/2026).

​Anwar melanjutkan bahwa api menyebar dengan sangat cepat sehingga upaya pemadaman secara swadaya oleh warga sekitar tidak mampu menyelamatkan bangunan dapur yang sudah lapuk tersebut.

​"Diakui pada saat kejadian api menjalar secepat kilat hingga melalap dapur. Upaya siraman air dengan alat seadanya tak mampu mengatasinya. Apa boleh buat saya hanya bisa berpasrah diri atas kejadian ini, meskipun harus kehilangan dapur satu-satunya dan terpaksa memasak nasi serta lauk di luar rumah dengan memakai alat seadanya," ungkapnya.

​Sementara itu, Pak Bardi mengungkapkan rasa sedihnya atas musibah yang menimpa rumah satu-satunya, terlebih kondisi fisiknya dan sang istri yang sudah tidak memungkinkannya untuk bekerja.

​"Saya tidak bisa berbuat apa-apa atas kejadian ini, saya hanya bisa berpasrah dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar supaya mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah dan instansi terkait," katanya dengan nada penuh harap.

​Pak Bardi menambahkan bahwa kondisi istrinya yang mengidap sakit punggung menahun semakin memperberat beban hidup mereka, sehingga perhatian dan bantuan sosial dari pemerintah daerah sangat dinantikan untuk meringankan musibah ini.

Editor : Taufik

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru