Ngopi Kamtibmas Polresta Denpasar Bersama PHDI, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Reporter : Badwi

Berita-compasnews.com, Denpasar. Bali - Ngopi Kamtibmas Polresta Denpasar bersama jajaran PHDI Kota Denpasar, Jumat (21/8/2026). ini menjadi wadah silaturahmi dan komunikasi antara Kepolisian dengan tokoh agama untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David. Simatupang, S.I.K., M.H., didampingi PJU dan para Kapolsek, menyampaikan apresiasi atas dukungan PHDI serta mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menghadapi berbagai dinamika sosial.

Baca juga: Polresta Denpasar Terima Audiensi BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Pelayanan JKN dan Penanganan Laka Lantas

Dalam dialog tersebut dibahas sejumlah isu kamtibmas, mulai dari potensi konflik sosial, balapan liar, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, kemacetan, hingga perkembangan isu di media sosial. Kapolresta juga memperkenalkan aplikasi Cakrawasi untuk mendukung pendataan orang asing yang tinggal di hotel, vila maupun tempat kos sebagai bagian dari upaya deteksi dini.

Kapolresta Denpasar menegaskan bahwa berbagai masukan tersebut akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan. Polri juga mengedepankan pendekatan persuasif dan kekeluargaan dalam persoalan yang berkaitan dengan adat dan agama, tanpa mengesampingkan proses penegakan hukum.

“Kami berharap komunikasi seperti ini terus terjaga. Jika ada persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas, mari segera dikoordinasikan sehingga dapat ditangani sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PHDI Kota Denpasar I Made Arka menyampaikan kesiapan PHDI untuk terus bersinergi dengan Kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah. PHDI juga mendorong penguatan kerukunan antarumat beragama melalui komunikasi dan kegiatan bersama lintas tokoh agama.

Baca juga: Polresta Denpasar Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Tanamkan Semangat Nasionalisme dan Pengabdian

Sejumlah persoalan turut menjadi bahan pembahasan, di antaranya kemacetan pada jam sibuk, balapan liar, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi, kendaraan tanpa tanda nomor, potensi provokasi di media sosial serta perlunya peningkatan patroli pada jam rawan, khususnya dini hari.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolresta menegaskan bahwa Polresta Denpasar akan terus melakukan langkah pencegahan maupun penegakan hukum sesuai ketentuan. Dalam persoalan yang berkaitan dengan adat dan agama, pendekatan persuasif dan kekeluargaan juga dikedepankan sepanjang memungkinkan.

Kapolresta juga mengarahkan peningkatan koordinasi dalam kegiatan masyarakat, termasuk pelaksanaan upacara Ngaben, dengan menugaskan Satlantas untuk berkoordinasi dengan panitia guna mengatur arus lalu lintas dan meminimalkan dampak terhadap pengguna jalan.

Baca juga: Polresta Denpasar Gelar Outbound  Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81

Selain itu, Polresta Denpasar akan kembali menggalakkan Sipandu Beradat dengan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Untuk penguatan program Polisi Banjar, Kapolresta akan menugaskan Kasat Intelkam dan Kasat Binmas untuk menindaklanjuti.

Di akhir kegiatan, Kapolresta Denpasar mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga komunikasi, kerukunan dan kepedulian bersama. Masyarakat juga diimbau memanfaatkan Call Center Polri 110 apabila mengetahui adanya kejadian atau gangguan kamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan komunikasi dan sinergi yang kuat, berbagai potensi gangguan dapat kita cegah sejak dini,” tegasnya.

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru