Berita-compasnews.com, Tabanan. Bali - Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri pembukaan Tanah Lot Art and Food Festival VII yang berlangsung di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan. Kediri. Mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, kegiatan tersebut mengangkat makna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta, Jumat (28/8/2026).
Festival dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., dan dihadiri jajaran Forkopimda Tabanan, unsur TNI-Polri, pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Tabanan, tokoh adat dan masyarakat, pengelola sejumlah daya tarik wisata, serta undangan lainnya.
Baca juga: Dandim Tabanan Pastikan Kesiapan Lahan KDMP di Tiga Desa, Koordinasi dengan Kades Diperkuat
Kehadiran Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., bersama unsur pimpinan dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan festival yang memadukan seni, budaya, kuliner, dan potensi pariwisata Tabanan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan budaya Bali.
Baca juga: Dandim Tabanan: Anak Harus Dilindungi, Prajurit Baru Harus Siap Mengabdi untuk Negeri
Usai kegiatan, Dandim 1619/Tababan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P. mengatakan pihaknya mendukung kegiatan yang mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Festival ini bukan hanya menjadi ruang untuk menampilkan seni dan kuliner, tetapi juga mengingatkan kita bahwa alam, budaya, dan kehidupan masyarakat harus dijaga secara bersama-sama agar tetap harmonis dan berkelanjutan,” tegasnya.
Baca juga: Kodim Tabanan Sukses Siapkan Panen Raya TNI, Pangdam IX/Udayana Hadir Bersama Forkopimda Bali
Dandim juga berharap Tanah Lot Art and Food Festival VII dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pariwisata Tabanan. Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar pengembangan pariwisata tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam dan budaya sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Editor : Badwi