Berita-compasnews.com, Denpasar. Bali - Polda Bali mengimbau seluruh orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dalam memanfaatkan media sosial. Pengawasan dari lingkungan keluarga menjadi benteng utama agar generasi muda tidak terpapar atau terjerat dampak negatif dunia maya (Medsos), jumat (28/8/2026).
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., menegaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi digital menghadirkan kemudahan sekaligus ancaman jika tidak diimbangi dengan kontrol sosial yang matang terutama dari dari orang tua.
Baca juga: Polda Bali Gelar Apel Pasukan Pengamanan Kunjungan Kerja Presiden Prabowo di Jembrana
"Kami mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak lalai dalam mengawasi anak-anak saat berselancar di media sosial."
Lalainya dalam pengawasan dapat membuka ruang bahaya bagi anak-anak, mulai dari perundungan siber (cyberbullying), pemaparan konten tidak bermoral, penipuan daring, hingga risiko kejahatan eksploitasi dan kekerasan anak.
Dampak negatif dari media sosial bisa sangat merusak mental, pola pikir, hingga masa depan anak-anak kita jika dibiarkan tanpa bimbingan," tegasnya.
Baca juga: Brimob Polda Bali BKO ke Kalbar Bantu Padamkan Karhutla
Polda Bali membagikan sejumlah langkah preventif yang dapat diterapkan oleh orang tua di rumah untuk mengawasi anak-anak dalam ber Medsos, diantaranya :
*Komunikasi Terbuka: Membangun dialog rutin mengenai batasan dan bahaya menggunakan media sosial.
*Pembatasan Durasi (Screen Time): Mengatur waktu penggunaan gawai agar anak tetap fokus pada pendidikan dan aktivitas sosial di dunia nyata.
*Pengecekan Berkala: Memantau akun media sosial serta aplikasi yang diakses anak secara bijak tanpa mengabaikan privasi dasar mereka.
*Edukasi Privasi Data: Mengajarkan anak untuk tidak sembarangan membagikan informasi pribadi, foto, maupun lokasi kepada orang yang baru dikenal di internet.
Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus melakukan patroli siber guna menjaga kondusivitas ruang digital di wilayah Hukum Polda Bali. Namun, peran serta keluarga tetap menjadi kunci utama dalam melindungi anak dari ancaman kejahatan siber.
Baca juga: Nekat Edarkan Sabu MK Diamankan Polairud Polda Bali
"Mari kita jaga anak-anak kita bersama, saling peduli dan lindungi mereka dari potensi bahaya di dunia maya (Medsos) demi mewujudkan generasi penerus yang sehat, bijak, dan berkarakter, ungkap KBP Ariasandy.
Editor : Badwi