Ngopi Kamtibmas, Polresta Denpasar Ajak Komunitas Ojol Jadi Mitra Aktif Jaga Kamtibmas

Reporter : Badwi

Berita-compasnews.com, Denpasar. Bali - Membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat menjadi salah satu upaya Polresta Denpasar dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama komunitas ojek online (ojol) yang berlangsung di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Jalan Diponegoro No. 110, Denpasar Barat, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA tersebut dipimpin oleh Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP | Ketut Widiarta, S.H.,S.I.K.,M.SI., dan dihadiri sejumlah pejabat utama dan personel Polresta Denpasar, serta Kapolsek Denpasar Barat dan Kapolsek Denpasar Timur. Turut hadir juga beberapa perwakilan komunitas ojol.

Baca juga: Ngopi Kamtibmas Polresta Denpasar Perkuat Sinergi dengan Security Hotel dan Pecalang Sanur

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, dialog membahas berbagai hal yang berkaitan dengan keamanan di jalan raya, keselamatan berlalu lintas, serta potensi gangguan Kamtibmas yang ditemui para driver saat menjalankan aktivitas.

Plt. Wakapolresta Denpasar mengapresiasi peran komunitas ojol yang dinilai dapat menjadi mitra aktif Kepolisian karena mobilitasnya yang tinggi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Para driver juga diajak untuk mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta ikut menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Teman-teman ojol memiliki mobilitas yang tinggi dan banyak berinteraksi dengan masyarakat. Karena itu, kami mengajak untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas dan tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Baca juga: Ngopi Kamtibmas Polresta Denpasar Bersama BEM Tiga Universitas Jaga Kondusivitas Keamanan

Selain itu, Kepolisian mengingatkan komunitas ojol agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Apabila menemukan tindak pidana maupun gangguan keamanan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 dan Super Apps Polri sebagai sarana pelaporan.

Sementara itu, perwakilan driver ojol menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Mereka turut menyampaikan sejumlah persoalan yang ditemui di lapangan, di antaranya aksi balap liar dan perilaku berkendara ugal-ugalan oleh kelompok remaja serta kendala menghadapi penumpang warga negara asing (WNA) yang terkadang menolak menggunakan helm.

Baca juga: Penuh Kehangatan, Polresta Denpasar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan RI ke-78

Komunitas ojol menyatakan siap berkoordinasi dengan Kepolisian apabila menemukan potensi gangguan Kamtibmas maupun kejadian yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kasat Binmas Polresta Denpasar juga menekankan pentingnya peran komunitas ojol dalam menyerap informasi dari lingkungan sekitar serta memberikan edukasi kepada sesama driver mengenai etika berkendara, kepatuhan hukum dan ketertiban umum.

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru