Intip Langsung Kehidupan di Balik Jeruji, 25 Mahasiswa Hukum Kunjungi Lapas Narkotika Pamekasan

Reporter : Badwi

Berita-compasnews.com, Pamekasan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan menerima kunjungan akademik dari Fakultas Hukum Universitas Kusuma Surabaya pada Rabu (14/10/2026) pukul 10.00 WIB. Kunjungan yang diikuti oleh 25 mahasiswa dengan penanggung jawab Prof. Dr. Umi Enggarsasi, S.H., M.Hum. tersebut merupakan bagian dari kegiatan studi lapangan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai pelaksanaan sistem pemasyarakatan secara langsung.

Rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, bertempat di Aula Sahardjo. Kegiatan diawali dengan pengantar dari Prof. Dr. Umi Enggarsasi, S.H., M.Hum. selaku penanggung jawab rombongan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Lapas yang menyampaikan gambaran umum mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam aspek pembinaan dan pengamanan.

Baca juga: Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Skrining Awal Gejala TBC, 117 Warga Binaan Jalani Pemeriksaan Awal

Agenda berikutnya diisi dengan pemaparan materi oleh jajaran pejabat struktural Lapas Narkotika Pamekasan, meliputi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP), serta Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja). Melalui sesi tersebut, para mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai pelaksanaan pembinaan kepribadian, pembinaan kemandirian, pengamanan, serta berbagai program yang mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.

Usai sesi pemaparan materi, rombongan diajak meninjau secara langsung berbagai fasilitas dan program pembinaan yang tersedia di dalam lapas. Mahasiswa melihat kegiatan pembinaan kemandirian di bidang peternakan ayam petelur dan pertanian, hasil karya warga binaan, fasilitas pangkas rambut, serta layanan kesehatan di klinik lapas.

Kunjungan berlanjut ke Wartelsuspas, yakni fasilitas komunikasi bagi warga binaan, dan dapur sehat Lapas Narkotika Pamekasan yang menjadi bagian penting dalam penyediaan makanan bagi warga binaan. Salah satu agenda yang menarik perhatian rombongan adalah kesempatan melihat secara langsung kamar hunian warga binaan serta fasilitas rehabilitasi yang mendukung proses pemulihan dan pembinaan.

Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, menyampaikan bahwa kunjungan akademik semacam ini menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan pelaksanaan sistem pemasyarakatan secara objektif kepada kalangan akademisi.

Baca juga: Pemberian Penghargaan Pegawai Teladan Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim Triwulan Ketiga

“Melalui kunjungan ini, kami ingin memberikan gambaran secara langsung bahwa lapas bukan sekadar tempat menjalani pidana, tetapi juga tempat berlangsungnya proses pembinaan, rehabilitasi, dan persiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat. Kami berharap para mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai pemasyarakatan sekaligus melihat bahwa berbagai program pembinaan terus diupayakan agar warga binaan memiliki bekal positif untuk masa depan,” ujar Kusnan.

Sementara itu, Prof. Dr. Umi Enggarsasi, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa studi lapangan merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa hukum, karena memberikan kesempatan untuk menghubungkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di lapangan.

“Kunjungan ini memberikan pengalaman dan wawasan yang sangat berharga bagi mahasiswa. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana sistem pemasyarakatan dijalankan, mulai dari aspek pembinaan, pengamanan, pelayanan, hingga rehabilitasi. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa serta membangun perspektif yang lebih objektif dan komprehensif mengenai pemasyarakatan,” ungkap Prof. Umi Enggarsasi.

Baca juga: Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim Kedatangan Staf Khusus Menkumham Bidang Keamanan dan Intelijen

Lebih dari sekadar kegiatan akademik, kunjungan ini juga menjadi sarana edukasi publik untuk meluruskan persepsi dan menepis stigma negatif masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan. Dengan melihat secara langsung berbagai program dan fasilitas yang tersedia, mahasiswa diharapkan dapat memahami bahwa pemasyarakatan mengedepankan pembinaan, pemulihan, dan pemberian kesempatan bagi warga binaan untuk memperbaiki diri.

Sepanjang kegiatan, rombongan mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kunjungan dan menunjukkan respons positif terhadap penjelasan yang diberikan. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan memberikan pengalaman berharga bagi para peserta dalam memahami praktik pemasyarakatan secara nyata.

Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan terus berkomitmen membuka ruang edukasi dan kolaborasi dengan institusi pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun pemahaman publik yang lebih baik serta mewujudkan pemasyarakatan yang humanis, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru