Beredar Kabar, Oknum Pejabat di Lingkungan Pemkab Bondowoso Terjaring OTT Oleh KPK

berita-compasnews.com

Bondowoso| Berita-kompas. Com - Beredar kabar Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) sedang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur rabu (15/12/2023).

Operasi tangkap tangan oleh KPK tersebut dilakukan kepada 2 oknum pejabat di lingkungan Pemkab Bondowoso.

Dan berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media Berita-kompas melalui awak media lain bahwa saat mereka mencoba mengkonfirmasikan kebenaran informasi kegiatan OTT tersebut kepada Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron membenarkan jika KPK telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kab. Bondowoso.

Melalui pesan singkat yang dikirimkan, Nurul Ghufron membenarkan adanya kegiatan OTT tersebut. “Benar,” kata dia singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Terpisah saat media ini hendak mencari informasi dengan mendatangi Polres Bondowoso, Rabu (15/11/2023) sore ini, justru semua awak media tidak diperkenankan masuk dengan alasan Kabag Humas tidak ada dan mengatakan di Polres Bondowoso lagi disterilisasi.

Dari pantauan di lapangan, Mako Polres Bondowoso tampak sedang disterilisasi. Setiap kendaraan yang masuk diperiksa ketat di pos penjagaan diduga Mapolres Bondowoso menjadi tempat sementara untuk pemeriksaan bahkan Tampak mobil dengan plat B dan L keluar masuk Mapolres Bondowoso.

Beberapa awak media yang masuk ke Mako Polres Bondowoso diminta untuk tidak berdiam diri di parkiran dan saat awak media menanyakan kepada petugas apakah hal ini karena terkait adanya KPK. Petugas mengaku tak tahu.

"Ngak tahu, saya hanya bertugas," Ujarnya. "Mohon maaf, kalau Pak Kabag Humasnya tidak ada bisa kembali lagi nanti saja," jelas salah seorang penjaga Pos didepan Polres Bondowoso.

Dan penjaga gerbang Polres Bondowoso enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

Sementara itu berdasarkan informasi valid dari Media lain bahwa, Pj Bupati Bondowoso, Bambang Seokwanto mengatakan, masih belum mendengar kabar atau informasi terkait OTT, namun PJ Bupati mengakui bahwa oknum eksekutif yang diisukan terkena OTT tidak benar karena ikut serta ada kegiatannya di Jakarta.

(Red)

Editor : Bambang

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru