Pengurus PSHT Pusat Lantik Anggota PSHT Cabang Ambon

berita-compasnews.com

Beritakompas.com, Surabaya - Dr. KH. Djoko Hartono, S.Ag, M.Ag, M.M. Pengurus Pusat PSHT mewakili Ketum Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, SH, MSC, yang mana beliau jg sebagai Pengasuh Ponpes Mhs Jagad 'Alimussirry di Jetis Kulon Wonokromo Ketintang Surabaya melantik Pengurus PSHT Cabang Ambon.

Dalam sambutannya beliau mengajak _Warga PSHT agar mampu menjalankan amanat bersama-sama sebagai pengurus sesuai tupoksinya masing-masing_ Ujar beliau. Jumat, 25/11/23

Warga PSHT punya kewajiban mendidik masyarakat dan khususnya para anggotanya agar berbudi luhur tahu benar salah beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME serta diharapkan kehadiran warga PSHT dimanapun mampu membuat masyarakat merasa aman damai tenteran dan tidak merasa ketakutan serta menjadi solusi problematika yang ada.

Adapun dalam mendidik bisa dengan secara tutorial maupun perilaku yang baik, yang dapat dicontoh baik oleh masyarakat atau siswanya.

Pelantikan Pengurus PSHT Cabang Ambon ini dilanjut dengan pengajian dan bersholawat bersama _Habib Amal Bin Fadhil Bin Thohir_ dan _Ust. Sugeng S.Pd.I_ dari Ambon serta _Dr. KH. Djoko Hartono, S.Ag, M.Ag, M.M_ dari Surabaya.

Terselenggara nya acara ini dengan maksud agar warga PSHT bersama masyarakat Ambon bisa meneladani Nabi Muhammad SAW yang mampu menyatukan umat yang yang memiliki berbagai latar belakang sosial, ekonomi, suku, etnis, budaya, agama dan bergarap mendapat syafaat dari beliau Nabi SAW, sehingga terjadi kehidupan yang damai aman dan tenteram.

Pengajian PSHT Bersholawat bersama masyarakat, berbagai perguruan pencak silat, majelis taklim, paguyuban dan masyarakat ambon dilaksanakan dengan hidmat dan khusuk yang berada di Gedung Azhar Al Fatah Kota Ambon Maluku. Alamat: Kel. Honipopu Sirimau Kota Ambon Maluku. Peserta: Anggota PSHT, semua perguruan pencak silat PN, Tapak Suci, IKS, Siwa Kembar, Perisai Diri, Asad, 10 Paguyuban Perantauan di Ambon, Berbagai Majelis Taklim dan masyarakat umum. Undangan yg hadir sekitar 500 - 1000 orang.

(Badwi)

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru