Berita-compasnews.com, Pandeglang - Ketua Kelompok Sawarga yang ada di Kampung Banjaran, Desa Cibadak, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Mengklarifikasi terkait adanya dugaan 6 Ekor Kerbau, Bantuan dari Program Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) untuk kelompok Sawarga itu tidak benar cuma miskomunikasi saja dan kami ucapkan terimakasih kepada Balai Taman Nasional Ujung (TNUK).
Saat ditemui kembali Awak Media, Ketua Kelompok Sawarga "Asep" Mengatakan, Saya Sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) yang telah memberikan 6 Ekor Kerbau pada tahun 2013 silam Alhamdulillah sampai tahun 2024 ini tetap kami rawat dengan baik terkait dengan adanya dugaan bantuan kerbau yang digelapkan itu tidak benar itu hanya miskomunikasi saja dan kami sangat mengapresiasi serta mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) yang telah memberikan bantuan 6 Ekor kerbau.
Untuk anggota Kelompok Sawarga apabila ada permasalahan saya harap untuk dimusyawarahkan jangan sampai Salah Faham, karena Bantuan 6 ekor Kerbau ini bukan milik pribadi tapi milik kita yang harus kita rawat.

Karena saya tahu Kerbau merupakan salah satu potensi peternakan yang perlu dilestarikan, keberadaan kerbau memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat diantaranya adalah sebagai penghasil daging, kulit, ternak kerja dan sebagainya, Perkembangan ternak kerbau relatif statis bahkan menurun, sehingga diperlukan upaya dan perhatian serius dari pemerintah," pungkasnya.
Apresiasi pun diucapkan Ketua DPW Gerakan Aktivis Pelayan Kesejahteraan Masyarakat (G-APKM) Provinsi Banten, "Abi Jibril al-Bantani" kepada Ketua Kelompok Sawarga yang diketuai (Asep), Bantuan Kerbau dari Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) yang berada di Labuan, Kabupaten Pandeglang, itu di rawat dan urus dengan baik tanpa ada yang ditutup-tutupi kepada anggota dan selalu bergiliran dalam mengurusinya, dengan memiliki rasa tanggung jawab sebagai ketua kelompok Sawarga.
Semoga kedepannya Kelompok Sawarga yang ada di Kampung Banjaran, Desa Cibadak ini kedepannya mendapatkan bantuan kembali di bidang pertanian," pungkasnya.
(Toni Metik)
Editor : Badwi