Berita-compasnews.com_PONTIANAK,KALBAR – Estafet kepemimpinan di Korps Bhayangkara Kalimantan Barat resmi berganti. Kehadiran Kapolda baru membawa angin segar sekaligus tumpukan harapan dari masyarakat yang mendambakan keadilan tanpa tebang pilih. Namun, di balik optimisme tersebut, tantangan besar sudah menanti di depan mata.
Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Dr. Herman Hofi Munawar, menegaskan bahwa tugas pertama yang harus segera dieksekusi oleh Kapolda baru adalah melakukan pembenahan total terhadap kinerja penyidik di seluruh tingkatan, mulai dari Polsek, Polres, hingga Polda Kalbar.
"Penyidikan adalah jantung dari penegakan hukum. Jika jantungnya bermasalah, maka seluruh mata rantai keadilan akan runtuh. Masyarakat merindukan proses yang transparan, profesional, dan bebas dari keberpihakan," tegas Herman Hofi, Selasa (12/5/2026).
Sorotan Tajam: PETI, Narkoba, dan Mafia Perbatasan, Publik kini tengah menaruh perhatian besar pada isu miring terkait dugaan keterlibatan oknum aparat dalam berbagai aktivitas ilegal yang marak di Bumi Khatulistiwa. Isu mengenai Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), peredaran Narkoba, hingga penyelundupan barang di perbatasan menjadi "pekerjaan rumah" (PR) berat bagi pimpinan baru.
Herman menyoroti bahwa pembenahan penyidik bukan sekadar masalah administrasi, melainkan integritas. Ia memperingatkan agar proses hukum dijalankan secara objektif berdasarkan SOP dan undang-undang yang berlaku, bukan menggunakan pendekatan spekulatif atau yang ia istilahkan sebagai "ilmu waktebak".
Bersihkan Internal, Kembalikan Kepercayaan, Kapolda baru diharapkan berani melakukan "pembersihan internal" untuk memastikan tidak ada lagi oknum yang bermain mata dengan pelaku kejahatan. Penyidik diminta untuk fokus pada fungsi utamanya tanpa dibebani tugas-tugas di luar penyidikan agar penanganan perkara bisa berjalan cepat dan tepat.
"Transparansi dalam setiap penanganan kasus akan menjadi barometer utama bagi masyarakat dalam menilai keberhasilan kepemimpinan Kapolda baru. Polri harus benar-benar hadir sebagai pelayan, pengayom, dan pelindung masyarakat," tambahnya.
Warga Kalbar dipastikan akan terus mengawal kinerja pimpinan baru ini secara aktif. Harapannya, Kalimantan Barat dapat menjadi contoh daerah dengan penegakan hukum yang humanis, namun tetap tegas dan berwibawa dalam memberantas segala bentuk kejahatan terorganisir.
Selamat bertugas kepada Kapolda Baru Kalimantan Barat. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh integritas demi kemajuan penegakan hukum di Bumi Khatulistiwa.
Editor : Kusnadi