Berita-compasnews.com, Tabanan – Semangat perjuangan para pahlawan bangsa kembali digaungkan melalui kegiatan ziarah dan penanaman nilai-nilai kepahlawanan di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Kabupaten Tabanan, Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari Widya Wisata Serdik P3MD Batch I Angkatan Soedirman Tahun Anggaran 2026 ini turut dihadiri Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H., bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, dan sejumlah unsur terkait.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Surat Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Nomor B/84/I/2026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pelaksanaan Presidential Future Leaders Program Batch I Tahun Anggaran 2026. Program ini dirancang untuk membentuk karakter calon pemimpin bangsa melalui pembelajaran langsung di lokasi-lokasi yang memiliki nilai sejarah perjuangan Indonesia.
Mengusung tema “Penanaman Nilai Perang Puputan di Taman Pujaan Bangsa Margarana Bali”, kegiatan ini mengajak para peserta meneladani semangat perjuangan para pahlawan Bali yang dipimpin Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai bersama pasukan Ciung Wanara dalam Perang Puputan Margarana. Peristiwa bersejarah tersebut menjadi simbol keberanian, pengorbanan, dan kecintaan terhadap tanah air yang hingga kini tetap relevan dalam memperkuat karakter generasi penerus bangsa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah dan penghormatan kepada para pahlawan, dilanjutkan dengan penyampaian materi sejarah perjuangan serta refleksi mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H. mengatakan, perjuangan para pahlawan tidak boleh hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi harus menjadi inspirasi dalam membangun karakter kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi pada kepentingan bangsa.
“Perjuangan para pahlawan telah memberikan teladan tentang keberanian, pengabdian, dan pengorbanan demi bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pemimpin yang memiliki integritas, disiplin, rasa tanggung jawab, serta semangat melayani masyarakat,” ujar AKBP I Putu Bayu Pati.
Menurutnya, pembelajaran sejarah melalui kunjungan langsung ke situs perjuangan menjadi sarana efektif untuk menanamkan nasionalisme kepada calon-calon pemimpin masa depan. Dengan memahami perjuangan para pendahulu, generasi muda diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wita itu berjalan dengan tertib dan khidmat. Selain menjadi agenda pendidikan karakter, pelaksanaan ziarah di Taman Pujaan Bangsa Margarana juga memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga semangat persatuan serta melestarikan nilai-nilai luhur perjuangan bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat Puputan Margarana tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi terus hidup sebagai inspirasi bagi lahirnya generasi pemimpin Indonesia yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan memiliki komitmen kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Editor : Badwi