Kamis, 03 Sep 2026 12:31 WIB

Polresta Denpasar Perkuat Sinergi dengan IMMAPA Bali, Dorong Mahasiswa Papua Kenalkan Budaya dan Jaga Kamtibmas

Berita-compasnews.com, Denpasar. Bali - Polresta Denpasar terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan audiensi dan silaturahmi bersama Ikatan Mahasiswa Papua (IMMAPA) Bali yang berlangsung di Lounge Polresta Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Denpasar. (2/9/2026)

Dalam audiensi tersebut, perwakilan mahasiswa Papua menyampaikan maksud kedatangannya sebagai sarana silaturahmi, memperkenalkan diri serta membangun komunikasi dan sinergi dengan pihak Kepolisian. Selain itu, mereka turut memperkenalkan organisasi “Soul of Melanesian”, yang bergerak dalam upaya memperkenalkan seni dan budaya Papua di Bali sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa Papua untuk mengembangkan potensi dan bakat.

Ketua Soul of Melanesian, Vladimir Jonathan, bersama empat anggota menyampaikan komitmen mahasiswa Papua untuk turut menjaga citra Papua selama berada di Bali.
“Kami anak-anak Papua berkomitmen untuk menjaga citra Bali. Audiensi ini menjadi momentum silaturahmi bahwa anak-anak Papua ada di Bali untuk bersinergi dan berkegiatan bersama pihak Kepolisian,” ujar Vladimir.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya membuka diri untuk berkolaborasi dengan masyarakat maupun Kepolisian dalam berbagai kegiatan positif. Menurutnya, organisasi Soul of Melanesian dibentuk sebagai wadah untuk mengenalkan seni dan budaya Papua di Bali, mengembangkan bakat anak-anak Papua, sekaligus mendorong mereka agar semakin berbaur dengan masyarakat sekitar.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang menyambut baik audiensi dan komitmen yang disampaikan mahasiswa Papua. Ia menegaskan bahwa komunikasi dan koordinasi menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman serta kondusif bagi seluruh masyarakat, termasuk mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di Bali.
“Ke depan kegiatan-kegiatan akan tetap dilakukan secara kolaboratif antara semua pihak. Apabila ada kegiatan dari pihak Kepolisian, agar dapat segera dikomunikasikan dan dikoordinasikan bersama,” tegas Kapolresta.

Kapolresta juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan keterbukaan para mahasiswa dalam membangun komunikasi dengan Kepolisian. Menurutnya, potensi dan bakat yang dimiliki mahasiswa Papua perlu terus didukung dan dikembangkan melalui kegiatan-kegiatan positif sehingga dapat memberikan kontribusi sekaligus mengharumkan nama Papua dan Bali.
“Kami menyatakan kesiapan untuk membantu apabila terdapat permasalahan yang menimpa adik-adik Papua agar dapat diselesaikan dengan baik. Kami berkomitmen agar adik-adik merasa aman selama berada di Bali,” ungkapnya.

Selain membangun sinergi, audiensi tersebut juga menjadi bagian dari langkah mitigasi terhadap berbagai kegiatan mahasiswa Papua ke depan. Kapolresta Denpasar menekankan pentingnya setiap kegiatan dikoordinasikan dengan baik sehingga dapat berlangsung aman, tertib dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas.

Kapolresta mengingatkan bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga perilaku selama berada di tengah masyarakat. Hal tersebut dinilai penting karena perilaku yang tidak baik dapat berdampak terhadap citra masyarakat Papua secara umum maupun hubungan harmonis antara masyarakat Papua dan masyarakat Bali.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Polresta Denpasar bersama IMMAPA Bali berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi, memperkuat kolaborasi serta mendorong berbagai kegiatan positif yang dapat mempererat persaudaraan dan menjaga kondusivitas Bali.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan mahasiswa Papua tidak hanya merasa aman dan nyaman selama berada di Bali, tetapi juga mampu menjadi bagian dari masyarakat yang turut menjaga keamanan, menghormati budaya lokal, serta memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Papua melalui kegiatan-kegiatan yang positif dan inspiratif.

Editor : Badwi