Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

Polres Bandara Gelar Rakor Lintas Instansi, Tegaskan Penanganan Ancaman Bom

Berita-compasnews.com, Badung. Bali - Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait untuk menyamakan persepsi mengenai penanganan ancaman maupun candaan bom di lingkungan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Rabu (9/9/2026).

Rapat dipimpin langsung Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai AKBP I Made Hendra Agustina, S.H., S.I.K., M.H., dan diikutii Unsur Polres Kawasan Bandara, Aviation Security (Avsec), ground handling, Otoritas Bandara (Otban) IV Bali Nusra serta Imigrasi.

Kapolres menyampaikan, selama kurang lebih satu bulan menjabat, telah terjadi tiga kejadian ancaman bom yang dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA). Untuk itu, setiap informasi terkait ancaman maupun candaan bom harus ditindaklanjuti secara serius dan sesuai kewenangan masing-masing instansi.

“Setiap informasi mengenai ancaman maupun candaan bom harus kita sikapi secara serius. Penanganannya tetap melalui koordinasi dan sesuai kewenangan masing-masing instansi, sehingga dapat dilakukan secara cepat, tepat dan terukur,” ujar Kapolres.

Dalam rakor disepakati, penanganan awal dilakukan melalui pemeriksaan terhadap orang dan barang serta investigasi awal untuk memastikan kebenaran informasi. Apabila memerlukan penanganan lebih lanjut, pihak security airline berkoordinasi dengan Avsec Angkasa Pura Indonesia untuk selanjutnya diteruskan kepada Otban maupun Polres Kawasan Bandara sesuai kewenangan.

Pihak maskapai juga dapat melakukan tindakan internal berupa blacklist atau penolakan keberangkatan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara terhadap pelaku, baik WNI maupun WNA, dapat diberikan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku. Khusus WNA, dapat dilakukan tindakan administratif keimigrasian seperti deportasi, pencegahan maupun penangkalan apabila memenuhi ketentuan.

Rakor juga menyepakati pentingnya mekanisme koordinasi yang berjalan selama 24 jam. Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menyatakan siap menerima dan menindaklanjuti setiap informasi terkait ancaman maupun candaan bom.

Kapolres berharap adanya kesamaan persepsi dan prosedur antarinstansi dapat mempercepat penanganan setiap kejadian sekaligus memberikan efek jera.

“Dengan penanganan yang jelas dan tegas, kita harapkan setiap orang berpikir terlebih dahulu sebelum menyampaikan ancaman atau candaan mengenai bom di bandara,” tegasnya.

Editor : Badwi