Selasa, 29 Sep 2026 13:11 WIB

SAR Gabungan Sisir Selat Bali Cari Penumpang KMP Cemerlang yang Diduga Jatuh ke Laut

Berita-compasnews.com, Jembrana. Bali - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap seorang penumpang KMP Cemerlang yang diduga terjatuh ke laut saat kapal dalam pelayaran dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (27/9/2026).

Informasi awal kejadian diterima Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk melalui komunikasi radio dari KMP Gilimanuk 1 sekitar pukul 18.15 WITA. Laporan tersebut menyebutkan adanya dugaan seorang penumpang berada di laut di sekitar buoy merah perairan Gilimanuk.

Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kemudian melakukan pemantauan dan pencarian awal di sekitar perairan tersebut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas, penumpang yang hingga kini masih dalam pencarian diketahui bernama Riski Firmansyah, 23 tahun, warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Sebelum kejadian, korban diketahui melakukan perjalanan bersama sejumlah orang menggunakan kendaraan travel dari wilayah Mojokerto menuju Bali untuk bekerja. Setelah tiba di Pelabuhan Ketapang, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan KMP Cemerlang menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Saat kapal dalam pelayaran, korban bersama beberapa rekannya diketahui turun dari kendaraan yang berada di car deck dan menuju bagian lain kapal. Beberapa rekannya kemudian kembali ke kendaraan, namun keberadaan korban sudah tidak diketahui.

Rekan dan keluarga korban selanjutnya berupaya mencari keberadaan korban di sejumlah bagian kapal. Pencarian terus dilakukan hingga kapal mendekati Pelabuhan Gilimanuk.

Sesuai informasi dari pihak KMP Cemerlang, saat kapal berada di sekitar perairan Gilimanuk dan menunggu proses sandar, awak kapal melihat seseorang berada di sekitar sisi kapal dan kemudian tidak lagi terlihat. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada kapal lain yang berada di sekitar lokasi untuk membantu melakukan pemantauan.

Hingga kapal tiba di Pelabuhan Gilimanuk, korban belum ditemukan. Petugas kemudian melakukan pendalaman terhadap keterangan keluarga, rekan perjalanan, awak kapal, serta pemeriksaan terhadap data manifes penumpang.

Penyebab dan kronologi pasti hingga korban berada di laut masih dalam proses pendalaman oleh petugas. Untuk memastikan keberadaan korban, pencarian kemudian dilanjutkan oleh tim SAR gabungan.

Kasat Polairud Polres Jembrana IPTU I Gede Ketut Suasnawa, S.H., M.H. mengatakan pihaknya bersama unsur SAR masih fokus melakukan pencarian dan mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan untuk memberikan informasi apabila melihat sesuatu yang berkaitan dengan korban.

“Kami masih melakukan pencarian dan pendalaman terhadap kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, apabila melihat atau menemukan informasi yang berkaitan dengan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas,” ujarnya.

Dengan formulasi tersebut, berita tetap menyampaikan kronologi secara faktual, tetapi tidak memberi kesan bahwa korban telah dipastikan melakukan bunuh diri sebelum ada hasil penyelidikan resmi.

Editor : Badwi