Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Di tengah tengah keadaan minyak subsidi (pertalite) yang susah di dapat orang yang bawa mobil pick up ini dengan mudahnye sekali isi langsung 10 drum dengan alasan rekomendasi dishub untuk sepit dari sukadana ke pontianak. untuk dalam bulan ini mobil ini sudah kali ngambil minyak di spbu padu banjar, sekali ambil 10 derum.
Sedangkan masyarakat setempat hanya boleh ngisi satu orang satu motor dan hanye sekali masuk saja.
Lalu bagaimana dengan petugas yang bekerje di dalam lingkungan SPBU??? Apakah yakin mereke cume ngisi 1 kali juga seperti masyarakat umum?
tolonglah buat aturan yang masuk di akal, jangan mempersulit masyarakat mendapatkan BBM..
kalau ada yang antri kemudian di jual kembali, itu juga mempermudah kami sebagai masyarakat yang jauh dari spbu.
Tidak semua orang sempat isi ke spbu, jangan derum di isikkan masyarakat masuk 2 sampai 3 kali di larang, TOLONG PERMUDAH KAMI MASYARAKAT.
akun Facebook sayasayy juga sempat tag Kapolda Kalbar tolong pak di awasi lagi penyaluran BBM subsidi ini.
Untuk melengkapi informasi yang beredar di media sosial Facebook Kabid Angkutan Wardana Menjelaskan, Betul bro.!
Untuk Dua Unit speedboat yang sudah kita pindahkan ke SPBU padu banjar.
Karena jarak Sukadana - padu banjar jauh, maka pihak pengambilan mohon keringanan untuk sekali ambil pick up nya untuk 2 trip perjalanan. Alias sekali ambil jarak 3 - 4 hari baru mengambil lagi.
Tujuannya mengurangi penggunaan BBM di Sukadana yang sangat minim kuotanya, di sisi lain padu banjar sangat banyak. Biar ada ke seimbangan. Dan antrian di padu banjar juga tidak terpengaruh dengan adanya pengisian rekom, Tutup Wardana (Juminggu)
Editor : Badwi