Rabu, 01 Jul 2026 14:53 WIB

Investigasi Polres Malang, Terhadap Penemuan Mayat Bayi Laki-Laki Tanpa Identitas di Bendungan Sengguruh

BeritaKompas.com, MALANG - Kasus penemuan mayat bayi di aliran sungai Brantas di Bendungan Sengguruh, Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (4/12/2023),sedang dalam penyelidikan oleh Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim. Kasihumas Polres Malang, Ipda Muhammad Adnan, menyatakan bahwa mayat bayi laki-laki yang ditemukan diperkirakan berusia dua bulan.

“Benar ada penemuan mayat bayi, saat ini sedang dalam penyelidikan,” tutur Ipda Adnan, saat dikonfirmasi di Polres Malang, Senin (4/12).

Kronologi kejadian dimulai ketika dua warga, Syafi'i dan Miseri, sedang mencari barang bekas di aliran air Bendungan Sengguruh. Saat itu, Syafi'i menemukan jenazah bayi laki-laki yang mengapung dalam posisi tertelungkup di tengah tumpukan sampah dan kayu. Mereka melaporkan temuan tersebut kepada satpam PJT Sengguruh, yang kemudian melibatkan Polsek Kepanjen.

Jenazah bayi tersebut ditemukan dalam kondisi telanjang tanpa identitas, dan telah mengalami pembusukan. Ada luka pada bagian kepala dan lengan bagian dalam, yang diduga akibat terbentur bebatuan atau benda lain di aliran sungai.

“Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki usia kurang lebih 2 bulan,” imbuh Ipda Adnan.

Setelah melakukan olah TKP, jenazah bayi dibawa ke rumah sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk pemeriksaan lanjutan. Penyebab pasti kematian bayi tersebut masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit.

“Kasus penemuan bayi tersebut sudah ditangani oleh unit reskrim Polsek Kepanjen untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Ipda Adnan..

(Reagan)

Editor : Reagan