Selasa, 30 Jun 2026 04:10 WIB

Dua Pencuri Bobol Dinding Toko Rokok di Dampit, Rugikan Pemilik Rp.40 Juta

Berita-Kompas.com, MALANG - Aksi nekat dua pencuri yang membobol dinding toko rokok di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, terekam kamera pengawas (CCTV). Video pencurian itu viral di media sosial setelah diunggah oleh pemilik toko, Warsiani, pada Senin (5/2/2024).

Dalam video berdurasi 2 menit 11 detik itu, tampak dua orang pelaku yang mengenakan jaket dan helm, merangkak masuk ke dalam toko melalui lubang di tembok. Mereka kemudian mengambil beberapa slop rokok dari rak toko dan memasukkannya ke dalam kantong plastik. Selain rokok, pelaku juga mengambil uang tunai yang ada di laci kasir.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 03.00-03.45 dini hari. Warsiani mengatakan bahwa ia baru mengetahui kejadian itu saat bangun pagi dan melihat kondisi tokonya yang berantakan. Ia pun langsung mengecek rekaman CCTV dan melihat aksi pencurian itu. Ia kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Dampit.

"Barang yang dicuri rokok, tapi jumlahnya banyak. Hampir sekitar satu karung 50 kilogram. Uang tunai juga ikut hilang. Total kerugian saya sekitar Rp.40 juta," ujar Warsiani, Selasa (6/2/2024).

Warsiani mengaku tidak mengetahui identitas pelaku. Ia menduga pelaku adalah orang yang mengenal lokasi tokonya dengan baik. Pasalnya, pelaku bisa mengetahui titik lemah tembok toko yang mudah dibobol.

"Saya curiga pelaku pakai cairan kimia untuk melubangi tembok. Temboknya jadi rapuh dan mudah dijebol," katanya.

Menurut Warsiani, ini bukan kali pertama tokonya menjadi sasaran pencurian. Tujuh tahun lalu, tokonya juga pernah kemalingan. Namun, saat itu pelaku masuk lewat pintu depan yang digedor-gedor.

"Saya sudah pasang CCTV dan kunci pintu dengan rapat, tapi tetap saja ada yang nekat mencuri," keluhnya.

Kapolsek Dampit AKP Bagus Wijanarko mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari Warsiani dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ia mengatakan bahwa pelaku diduga melakukan pencurian dengan pemberatan.

"Kami sudah mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti. Kami juga sudah memeriksa beberapa saksi. Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku," tegas Kapolsek Dampit.

(Reagan)

Editor : Reagan