Jumat, 24 Jul 2026 16:23 WIB

Postingan Soal Timbun Tanah Kuning Menuai Protes Para Komunitas, Juminggu Klarifikasi Serta Mengundang Dinas PUPR Kayong Utara

Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Bermuara dari postingan akun Facebook Ijul kku yang kerab di panggil Juminggu ini banyak menuai protes para supir yang tergabung di Sahabat Truk Borneo ( STB) kayong Utara yang di ketuai : ZULFANI.Rabu (5/6/2024)

Awal nya saya tidak tahu dan tidak bertanya siapa yang melakukan penimbunan tanah kuning menampal sayap jembatan tepat nya di desa Pampang harapan emang terlihat rusak parah lobang nya dalam sangat menghambat perekonomian warga yang setiap hari nya melintas di jalan yang berstatus provinsi Kalimantan Barat,Imbuh Ijul.

"Tambah nya,Saya tahu setelah postingan ini viral dan banyak rekan komunitas tidak terima atas tulisan menyebut "Banyak Orang Gila" menimbun jalan menggunakan tanah kuning di musim hujan jelas ini menyulitkan warga yang melintas licin dan berlumpur.

Tapi secara pribadi saya tidak niat menghujat atau menyerang secara personal atau kelompok kawan kawan komunitas Sahabat Truk Borneo (STB) awal nya saya kira itu yang menimbun tanah kuning orang di pemerintahan yang menggunakan anggaran negara di kerjakan secara gotong royong.

Hari ini Rabu (5/6/2024) 13:00 wiba saya secara pribadi minta maaf sedalam dalam nya atas keiklafan saya menulis menyinggung rekan rekan komunitas serta rekan rekan di satuan lalu lintas kayong utara yang ikut dalam kegiatan sosial tersebut.Ujar Juminggu

"Selanjutnya,Zulfani ketua Sahabat Truk Borneo (STB) Kayong Utara mewakili para anggota nya agar menyelesaikan permasalah ini dengan Saudara Juminggu. Klarifikasi berjalan dengan baik,dan saya berharap kedepannya Saudara Juminggu lebih berhati hati lagi saat memposting sebuah informasi apa lagi ini menyangkut kepentingan orang banyak. Soal timbunan tanah kuning emang pada umum nya musim panas,tapi kita tidak bisa prediksi kondisi cuaca,waktu mulai kegiatan pagi sampai siang emang panas luar biasa pada saat ini,pas sore sampai malam hujan,arti nya alam yang berbicara bukan keinginan kami penggiat sosial. Imbuh Zulfani.

"Dengan narasi yang berbeda kasat lantas polres kayong Utara. IPTU Asep berkoordinasi dengan pihak BINA Marga PUPR kayong utara yang di undang juga melalui via WhatsApp hadir dalam pembahasan klarifikasi di antara saudara Juminggu dengan rekan komunitas STBDi sela sela waktu IPTU asep juga mengajak kerjasama jika ada kegiatan gotong royong penimbunan jalan berlobang di kayong utara.setidak nya pihak kami dan komunitas mengadakan metrial dan tenaga dari dinas PU sendiri membantu alat berat seperti stom dan eksavator arti nya ada standar kualitas meskipun itu fisat nya gotong royong.Koordinasi tersembut di terima baik oleh pihak yang di wakili pemda kayong utara duak orang yang di tugaskan hadir di acara tersebut."

"Selanjutnya Nopi Suhendra,kami akan melaporkan ke pimpinan kepala dinas PUPR hasil dari koordinasi atau kerjasama kedepan nya dengan rekan rekan komunitas serta satlantas polres Kayong Utara.Tutup Nopi

(Jm/770)

Editor : Badwi