Minggu, 26 Jul 2026 12:19 WIB

KKN Universitas Islam Madura Kolaborasi Dengan Universitas Trunojoyo Madura

Berita-compasnews.com, Pamekasan - perwakilan dari Universitas Islam Madura (UIM) dan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berkumpul untuk mengadakan rapat musyawarah penting terkait program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Rapat ini dihadiri oleh para dosen pembimbing KKN, staf pengelola program KKN dari kedua universitas, serta beberapa mahasiswa yang akan terlibat dalam program ini. Rabu (24/07/2024)

Di ruang rapat yang dipenuhi dengan peta Pulau Madura dan dokumentasi terkait kondisi sosial dan ekonomi daerah tersebut, mereka memulai diskusi dengan membahas tujuan-tujuan dari program KKN yang akan mereka jalankan. Diskusi dimulai dengan pemetaan wilayah tempat KKN akan dilaksanakan, mencakup potensi-potensi yang ada dan tantangan-tantangan yang mungkin dihadapi.

Selain itu, mereka juga membahas strategi-strategi untuk meningkatkan dampak positif KKN terhadap masyarakat setempat, termasuk pengembangan proyek-proyek yang dapat berkelanjutan setelah KKN selesai. Fokus utama rapat ini adalah bagaimana kedua universitas dapat saling mendukung dan bekerja sama untuk memberikan kontribusi yang bermakna bagi pembangunan masyarakat Madura melalui program KKN.

Diskusi berlanjut dengan pembahasan logistik, anggaran, dan persiapan administratif lainnya yang diperlukan untuk menjalankan program KKN secara efektif dan efisien. Para peserta rapat juga saling bertukar informasi tentang pengalaman-pengalaman terbaik dalam melaksanakan KKN di daerah sebelumnya serta belajar dari keberhasilan dan tantangan yang pernah mereka alami.

Pada akhir rapat, kesepakatan-kesepakatan strategis telah dicapai, termasuk rencana untuk melaksanakan kunjungan lapangan bersama ke lokasi-lokasi KKN yang telah dipilih. Para peserta rapat meninggalkan ruang rapat dengan semangat tinggi dan komitmen kuat untuk menjalankan program KKN dengan baik, serta mengembangkan kerjasama antara UIM dan UTM untuk masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Madura.

(Taufik)

Editor : Badwi