Ukur Tekanan Darah dengan Akurat, Kendalikan, dan Hidup Lebih Lama

berita-compasnews.com

Berita-compasnews.com |Jakarta - Setiap tahun, jutaan orang di dunia meninggal akibat komplikasi hipertensi yang sebenarnya dapat dicegah. Memperingati *World Hypertension Day 2025* dengan tema *"Measure Your Blood Pressure Accurately, Control It, Live Longer"*, kami dari Perkumpulan Kedokteran Militer ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya para prajurit dan keluarga besar TNI, untuk lebih peduli terhadap kesehatan jantung dengan mengendalikan tekanan darah secara tepat.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai *"silent killer"* karena gejalanya tidak selalu terlihat, namun dampaknya mematikan. Tanpa penanganan yang tepat, hipertensi dapat menyebabkan stroke, serangan jantung, gagal ginjal, dan kerusakan organ vital lainnya. Data *World Health Organization (WHO)* menunjukkan bahwa 1 dari 3 orang dewasa di dunia menderita hipertensi, dan banyak yang tidak menyadarinya.

Baca juga: Budaya Gotong Royong Masih Kental, TNI dan Masyarakat Jrengik Bahu-Membahu Bedah Rumah

Tema tahun ini menekankan pentingnya pengukuran tekanan darah yang *akurat* sebagai langkah awal pencegahan. Kesalahan pengukuran dapat menyebabkan misdiagnosis, baik under-treatment maupun over-treatment. Berikut kiat-kiatnya:1. Gunakan alat yang terkalibrasi– Pastikan tensimeter digital atau manual dalam kondisi baik.2. Lakukan pengukuran dengan teknik benar – Duduk santai 5 menit sebelum pengukuran, posisi lengan setinggi jantung, hindari merokok atau kopi 30 menit sebelumnya.3. Pantau secara berkala – Jika normal, periksa setahun sekali. Jika termasuk risiko tinggi (usia >40 tahun, obesitas, atau riwayat keluarga), periksa 3-6 bulan sekali.

Baca juga: Pembangunan Abutmen Jembatan Perintis Garuda Capai Tahap Strategis, TNI dan Warga Bersinergi

Pengukuran saja tidak cukup tanpa tindakan lanjutan. *Kendalikan tekanan darah* dengan:- Pola makan sehat (Diet DASH) – Kurangi garam, perbanyak sayur, buah, dan biji-bijian.- Aktivitas fisik teratur – Latihan aerobik 30 menit/hari, seperti jalan cepat atau bersepeda.- Kelola stres – Teknik relaksasi, meditasi, atau *breathing exercise* sangat efektif, terutama bagi personel militer yang kerap menghadapi tekanan tinggi.- Patuh pada pengobatan – Jika sudah didiagnosis hipertensi, minum obat sesuai anjuran dokter, jangan berhenti tanpa konsultasi.

Baca juga: TNI Hadir di Garis Pesisir: Koramil Selemadeg Gerakkan Aksi Bersih Pantai Bulungdaya 

Sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, kami mendorong sinergi antara tenaga medis militer, pemerintah, dan masyarakat untuk:- Meningkatkan *kampanye deteksi dini* di kesatuan dan lingkungan keluarga.- Memanfaatkan *posbindu (pos binaan terpadu)* untuk pemantauan rutin.- Mengedukasi tentang bahaya hipertensi dan cara pencegahannya melalui seminar dan media sosial.Hipertensi bukanlah akhir segalanya. Dengan deteksi dini, manajemen yang tepat, dan disiplin dalam pola hidup, kita dapat mencegah komplikasi dan meraih hidup lebih panjang serta produktif. Mari jadikan momen *World Hypertension Day 2025* sebagai pengingat untuk lebih peduli pada kesehatan diri dan orang-orang tercinta.

  1. Wawan N

Editor : Taufik

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru