Berita-compasnews.com |Sampang - Puluhan pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Sampang menunggu panggilan nomor urut giliran untuk mendapatkan dokumen tersebut pada Selasa (20/05/2025).
Meningkatnya jumlah pemohon SKCK disebabkan oleh adanya pengumuman untuk pendidikan profesi guru honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang.
Baca juga: Apel Forkopimko Jakarta Barat, Wujud Sinergi Ciptakan Wilayah Aman di Bulan Ramadhan.
Meningkatnya jumlah pemohon SKCK ini disebabkan oleh kebutuhan dokumen SKCK dalam proses administrasi kepegawaian. Banyak guru honorer yang membutuhkan dokumen ini untuk memenuhi persyaratan yang dibutuhkan dalam proses administrasi.
Kasi Humas Polres Sampang Ipda Gama Rhizaldi S.H, menyampaikan himbauan kepada para pemohon untuk tetap bersabar dalam proses pengurusan SKCK. "Mengingat waktu untuk upload berkas masih cukup panjang, kami mohon para pemohon dapat mengatur waktu dan bersabar dalam mengantri untuk penerbitan SKCK," ujarnya.
Proses penerbitan SKCK di Polres Sampang dilakukan dengan teliti dan hati-hati untuk memastikan keaslian dokumen. Polres Sampang juga berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Polres Sampang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sampang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Polres Sampang juga berupaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan dokumen SKCK.
SKCK merupakan dokumen penting yang dibutuhkan dalam berbagai proses administrasi, termasuk proses kepegawaian. Dengan memiliki SKCK, masyarakat dapat memenuhi persyaratan yang dibutuhkan dalam proses administrasi.
Baca juga: Polsek Karawaci Ungkap Kasus Curat R2, Dua Pelaku Ditangkap Bersama Senjata Tajam
Polres Sampang mengharapkan para pemohon dapat bersabar dan memahami situasi dalam proses pengurusan SKCK. Dengan demikian, proses penerbitan SKCK dapat berjalan lancar dan efisien.
Taufik Kabiro
Editor : Taufik