Berita-compasnews.com, Gianyar. Bali - Memasuki hari ke-19 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1616/Gianyar, Satgas TMMD terus menunjukkan dedikasi nyata bagi masyarakat. Salah satu sasaran penting yang kini dikerjakan adalah pipanisasi jaringan penyaluran air bersih sepanjang 8 kilometer, yang akan melayani 8 wilayah banjar di Desa Batuan: Banjar Gerih, Penataran, Bucuan, Penida, Tegeha, Lantangidung, Puaya, dan Jeleka. Pada Senin (11/8/2025).
Proyek ini akan membawa manfaat langsung bagi 250 kepala keluarga atau sekitar 500 jiwa, yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih, terutama di musim kemarau.
Baca juga: Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 1616/Gianyar Pererat Silaturahmi dan Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat
Dansatgas TMMD, Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P., menjelaskan bahwa air bersih adalah kebutuhan mendasar yang harus terpenuhi demi meningkatkan kualitas hidup warga. “Pipanisasi ini bukan hanya proyek fisik, tapi juga investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Batuan,” ujarnya.
Komandan SSK, Lettu Cpl I Nyoman Prajana, menambahkan bahwa pekerjaan dilakukan secara bergotong royong bersama warga, dengan memastikan kualitas pipa dan sambungan terpasang rapi agar aliran air lancar dan tahan lama.
Baca juga: Jaga Harmoni Spiritual dan Adat, PSN Kordes Desa Sidan Resmi Dilantik Untuk Masa Bhakti 2026-2031
Perbekel Desa Batuan, Ari Anggara, menyampaikan terima kasih kepada Satgas TMMD atas upaya nyata dalam mengatasi permasalahan air bersih di wilayahnya. “Ini adalah mimpi lama warga yang kini terwujud. Kami berharap ke depan pemanfaatan jaringan ini dapat dijaga bersama,” ucapnya.
Dengan progres yang terus berjalan lancar, pipanisasi ini ditargetkan selesai tepat waktu, sehingga seluruh warga di 8 banjar dapat segera menikmati air bersih di rumah mereka.
Baca juga: Kodim 1616/Gianyar Siap Sukseskan Program Koperasi Merah Putih Demi Kesejahteraan Rakyat
Red
Editor : Badwi