Berita-compasnews.com | Sampang – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan publik. Hal ini diwujudkan melalui upacara pelepasan 79 personel Pengamanan, Patroli, dan Pelayanan Terpadu (Pamapta) yang akan disebar ke jajaran Polres se-Jawa Timur.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., ini menjadi penanda langkah strategis dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang lebih cepat, responsif, dan humanis di tengah masyarakat.
Baca juga: Pimpin Evakuasi Pohon Tumbang, IPDA Nasrun: Ini Bentuk Pelayanan Kami untuk Masyarakat
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., secara lugas menyatakan bahwa pengiriman 79 personel ini merupakan langkah strategis yang vital.
"Tujuannya adalah untuk memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat, sekaligus mendukung penuh kebijakan reformasi internal Polri. Penambahan personel baru ini diharapkan dapat memperkuat sumber daya di tingkat Polres, yang merupakan lini terdepan dalam berinteraksi dan melayani masyarakat secara langsung." ujarnya
Sebanyak 79 perwira yang dilepas tersebut terdiri dari 5 lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) dan 74 lulusan Sekolah Inspektur Polisi (SIP).
Distribusi penempatan mereka telah diatur secara cermat, di mana 11 personel muda akan ditempatkan di berbagai satuan tugas, sementara 65% sisanya akan ditugaskan di berbagai Polres jajaran Polda Jawa Timur.
Pengaturan ini memastikan distribusi personel yang merata demi memaksimalkan kinerja dan pelayanan terpadu di seluruh wilayah.
Irjen Pol Nanang Avianto juga menjelaskan konteks kebijakan ini, di mana kehadiran Pamapta merupakan bagian krusial dari kebijakan Kapolri untuk menyesuaikan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) menjadi Pamapta. Perubahan nomenklatur dan fungsi ini tertuang secara jelas dalam surat keputusan Nomor: Kep/1438/9.
Melalui penyesuaian ini, Polri berharap mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang jauh lebih cepat, responsif, dan tentunya humanis di seluruh lapisan masyarakat Jawa Timur.
Dalam arahannya, Kapolda Jatim memberikan penekanan khusus terkait filosofi penugasan tersebut.
Baca juga: Polres Sampang Gelar Aksi Sosial Isra Mi’raj 1447 H, Sasar Pengayuh Becak di Tiga Lokasi Strategis
Beliau meminta para personel menjadikan penempatan ini sebagai ajang pembuktian komitmen dan profesionalisme Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Selain itu, sebagai negosiator di garda terdepan dalam menghadapi potensi konflik sosial, personel Pamapta diinstruksikan untuk selalu menonjolkan pendekatan yang humanis dan mengedepankan dialog dalam setiap situasi.
Komitmen untuk memaksimalkan pelayanan publik juga diwujudkan melalui optimalisasi layanan kontak darurat. Kapolda meminta agar layanan kepolisian 110 (satu-satu kosong) dioptimalkan dan disosialisasikan lebih lanjut agar lebih dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
Tugas pelayanan kepada masyarakat, bagi setiap anggota Polri, ditekankan sebagai sebuah panggilan moral dan profesionalisme yang harus diemban dengan penuh dedikasi.
Dukungan nyata terhadap program Kapolda ini langsung ditindaklanjuti di tingkat Polres jajaran, salah satunya di wilayah hukum Polres Sampang. Untuk memperkuat dan memaksimalkan pelayanan terpadu, personel Pamapta Polres Sampang segera bergerak memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat.
Baca juga: Kepedulian Tanpa Batas, Pamapta SPKT Polres Sampang Ulurkan Bantuan untuk Lansia Kurang Mampu
Kegiatan ini difokuskan kepada masyarakat yang naik perahu penumpang di Pelabuhan Tanglok, yang akan menyeberang menuju Pulau Mandangin.
Giat ini dipimpin oleh Ipda Syaifullah, merupakan contoh konkret bagaimana program Kapolda diimplementasikan di lapangan.
Ipda Syaifullah menjelaskan, dengan mendukung program Kapolda Jawa Timur, pihaknya memberikan edukasi keselamatan karena polisi berkomitmen untuk selalu berada di tengah masyarakat.
"Ini menunjukkan keseriusan Polri Polda Jatim untuk tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada aspek pencegahan dan edukasi keselamatan publik." jelasnya
Editor : Taufik