Kronologi Tragis: Pelajar SD di Sampang Tewas Tenggelam Saat Ambil Sandal Hanyut

berita-compasnews.com
Foto : Piket SPKT dan anggota Polsek Sampang Kota segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Berita-compasnews.com || Sampang - Seorang pelajar sekolah dasar (SD) di Sampang, Madura, dikabarkan meninggal dunia usai tenggelam di sebuah tambak ikan nila. Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 11.35 WIB. Korban, yang awalnya sedang memancing, kehilangan nyawa setelah nekat mengejar sandal miliknya yang terbawa arus air di lokasi tambak tersebut. Sabtu (29/11/2025)

Korban diidentifikasi bernama Dimas Alvian Rhamadhan (11), seorang siswa kelas 5 SD yang beralamat di Dusun Demongan, Desa Aeng Sareh, Kecamatan/Kabupaten Sampang.

Baca juga: Wakapolres Sampang: Ziarah TMP Jadi Momentum Anggota Polri Teladani Semangat Pahlawan

Lokasi kejadian adalah tambak ikan nila yang berada tidak jauh dari rumah korban, dengan perkiraan kedalaman air mencapai kurang lebih tiga meter.

Piket SPKT dan anggota Reskrim Polsek Sampang Kota segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan.

PLH Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko puji Waluyo, menjelaskan Menurut keterangan dari saksi tunggal, Amir (sepupu korban yang berusia 10 tahun), korban awalnya sedang memancing bersamanya. Ketika sedang asyik memancing, tiba-tiba sandal milik Dimas hanyut. Korban kemudian berupaya mengambil atau mengejar sandal tersebut.

Baca juga: Sinergi TNI-Polri Sukseskan Kunjungan Presiden Prabowo di Sampang, Resmikan Inpres Jalan Desa 2025

"Saksi Amir sempat melarangnya karena kondisi air di tambak yang berbahaya dan cukup dalam, namun korban tetap memaksa untuk mengambil sandal yang hanyut tersebut.Setelah korban masuk ke dalam air, ia segera tenggelam. Melihat kejadian itu, saksi Amir bergegas meminta pertolongan kepada warga sekitar."jelasnya 

Warga segera mendatangi TKP, dan dalam waktu yang tidak lama, korban berhasil ditemukan. Saat ditemukan, Dimas berada dalam kondisi kritis dan masih bernapas. Warga bersama anggota Polsek Sampang Kota segera melarikan korban ke Rumah Sakit Mohamad Zain menggunakan mobil patroli.

Baca juga: Polres Sampang Gelar Bhayangkara Fun Run 5K, Ribuan Peserta Membaur Rayakan Hari Bhayangkara ke-80

Setibanya di rumah sakit, korban masih dalam keadaan kritis. Setelah dilakukan tindakan medis darurat oleh petugas, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Setelah dinyatakan meninggal, jenazah korban langsung dibawa kembali ke rumah duka menggunakan mobil ambulans dengan pengawalan petugas. Orang tua korban selaku penanggung jawab menyatakan bahwa peristiwa ini adalah kecelakaan tunggal dan tidak akan menuntut secara hukum.

Polsek Sampang Kota telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan, meliputi mendatangi TKP, segera mengevakuasi dan melarikan korban ke rumah sakit saat ditemukan masih bernapas, serta mengawal ambulans menuju rumah duka. Seluruh kegiatan penanganan di TKP dan pengawalan dilaporkan berjalan lancar, aman, dan terkendali.

Editor : Taufik

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru