Berita-compasnews.com, Lumajang – Upaya penanganan pascaerupsi Gunung Semeru terus dilakukan oleh Polda Jawa Timur (Jatim) dan pemerintah daerah setempat.
Puluhan personel gabungan dari Dit Samapta Polda Jatim, Satbrimob Polda Jatim, serta anggota Polres Lumajang dan Polsek jajaran dikerahkan untuk penanganan tersebut di kawasan Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Minggu (30/11/2025).
Baca juga: Brimob Polda Jatim Salurkan 37.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, personel gabungan Polda Jatim itu juga melakukan pembenahan tanggul sungai yang sebelumnya jebol dan mengarah ke kawasan permukiman warga.
"Kerusakan tanggul tersebut dikhawatirkan dapat memicu banjir lahar dan membahayakan masyarakat di sekitar aliran sungai, oleh karena itu Polda Jatim mengerahkan personel untuk membantu perbaikan," ujar Kombes Pol Abast.
Di lokasi, anggota kepolisian juga berkoordinasi dengan petugas lapangan untuk memastikan proses penguatan tanggul berjalan aman.
Alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat penataan jalur aliran sungai yang tertutup material erupsi.
Kombes Pol Jules Abraham Abast memastikan bahwa jajaran kepolisian siap memberikan dukungan penuh dalam proses pemulihan pascabencana.
Baca juga: Polda Jatim Peringati Maulid Nabi 1448 H, Perkuat Keimanan dan Integritas Personel
“Pembenahan tanggul ini sangat penting untuk mencegah aliran lahar mengarah ke permukiman warga," kata Kombes Pol Abast.
Kabid Humas Polda Jatim menegaskan, personel gabungan Polda Jatim dikerahkan untuk membantu memastikan pekerjaan berjalan cepat dan aman.
"Polda Jatim bersama seluruh unsur terkait tetap siaga menghadapi potensi bencana susulan," ujar Kombes Abast.
Baca juga: Hari Juang Polri, Merawat Semangat Perjuangan Polisi Istimewa Surabaya
Ia mengatakan, pihak Kepolisian terus memonitor kondisi di Curah Kobokan dan wilayah terdampak lainnya.
"Langkah antisipasi dilakukan agar keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tambah Kombes Abast.
Dengan keterlibatan langsung aparat kepolisian dan koordinasi lintas instansi, proses pemulihan di kawasan terdampak diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Editor : Badwi