Berita-compasnews.com || Sampang – Sebuah kapal nelayan berukuran 7 meter milik warga tenggelam di perairan Dermaga Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Kejadian yang dipicu oleh cuaca ekstrem ini tidak menimbulkan korban jiwa, dan saat ini tim gabungan tengah berupaya melakukan evakuasi.Selasa (9/12/2025)
Kapal nelayan milik Bapak Moh Ru'e tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.
Baca juga: Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Laka Laut Mandangin di Perairan Sreseh
Kalaksa BPBD melalui
Kasi kedaruratan dan logistik
Mohammad Hozin, S.Sos, M.SI menjelaskan, Kejadian tenggelamnya kapal terjadi pada Jum'at, 28 November 2025. Sementara itu, laporan baru diterima oleh Tim BPBD Sampang pada Senin, 08 Desember 2025, pukul 09.30 WIB. Saat ini, proses evakuasi sedang berlangsung di bawah cuaca mendung.
Baca juga: Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Mandangin Cari Korban Laka Laut yang Terpental dari Kapal
Lokasi kejadian berada di perairan sekitar Dermaga Taddan, Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.
"Kapal yang tenggelam adalah milik Moh Ru'e (46 tahun) warga Dusun Gung Dalem, Desa Banjar Talela. Penanganan dan evakuasi melibatkan BPBD Sampang, TNI, dan Warga Setempat. Berdasarkan laporan, tidak ada korban jiwa (nihil) dalam insiden ini."jelas Muhammad Hozin.
Baca juga: Insiden Laka Laut di Pantai Tajungan Sampang, Bocah 11 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia
Kapal tersebut tenggelam disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrem di perairan Camplong pada hari kejadian, di mana terjadi gelombang laut yang cukup tinggi disertai angin kencang.
Menanggapi laporan yang diterima, Tim BPBD Sampang segera bergerak ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pemilik kapal. Upaya penanganan yang tengah dilakukan adalah dengan melakukan penyelaman dan penalian pada kerangka serta mesin kapal untuk proses pengangkatan (evakuasi).
Editor : Taufik