Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pihak SPBUN Berikan Klarifikasi Kepada Publik

Reporter : Badwi

Berita-compasnews.com, Kayong - Di lansir dari media online Rajawali Borneo.com. pada Jumat  (23/1/2026)  Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM)  di SPBU ber No 68.794.003 sukadan, Kabupaten Kayong Utara, kembali menjadi perhatian publik. 

Sorotan tersebut mencuat seiring belum adanya penjelasan terbuka dari ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Kabupaten Ketapang dan KKU, Reja. Terkait isu yang berkembang dilapangan

Baca juga: Pameran Pembangunan Sebagai Upaya Memajukan UMKM di Kayong Utara

"Lebih lanjut pihak SPBUN memberikan sebuah klarifikasi agar tidak terjadi nya simpang siur informasi.
Hal ini juga untuk menjaga agar semua pihak terlayani dengan baik, terutama nelayan pesisir laut sukadana dan sekitarnya.

Seperti desa yang di rekomendasi kan dinas kelautan dan perikanan (DPK) kayong utara.
Desa sutera, desa sejahtera, siduk desa riam berasap, terakhir desa rantau panjang. Ungkap Rija Manager SPBUN Sukadana Sabtu (24/1/2026)

Ia Juga menjelaskan, Untuk penjualan BBM pertalite sudah kami salurkan tepat sasaran utk kendaraan roda 2 maupun roda 4 dan juga kami salurkan untuk  speed yang mana pengambilan pertalite tersebut menggunakan rekomendasi dari dinas perhubungan.

Khusus spaedbot mereka menggunakan jerigen dan drum, karena lokasi speedboat itu berada di dermaga  yang jarak nya sekitar 4 kilo meter dari SPBUN.

Nah terkait Mengapa penyaluran BBM pada malam hari khusus jerigen dan drum kami atur jadwal nya malam hari agar lbh tertib tidak bentrok dengan kendaraan umum yang mengisi di siang atau pagi hari. 

Sesuai kesepakatan speedboat  rata rata datang nya sore hari dari  pontianak,  tentu pengisian nya malam hari, untuk keesokan pagi nya berangkat mengangkut penumpang.

Yang di pertanyakan kenapa gelap?? untuk lampu itu bukan nya dimatikan tapi memang kondisi seperti itu di dalam kondisi nyala.
Arti nya Kami masih bisa melayani pengisian  jika ada warga yang datang ingin mengisi kendaraan nya, termasuk kendaraan  rekan awak media yang meliput ini. 

Selain itu kita juga memberikan papan informasi jam buka   tutup spbn serta pemberitahuan ada atau tidak nya pertalite apakah sedang dalam perjalanan, agar warga yang ingin mengisi pertalite kendaraan tidak sia sia ke  spbun.

Karena jarak lumayan jauh, maka dari itu malam  hari  di pasang banner tutup karena  aktivitas pengisian hanya untuk bbm  sped bukan untuk umum, yang  umum nya sudah di laksanakan pada siang hari dengan tetap kami masih bisa memberikan pelayanan jika ada warga yang tiba tiba datang ingin mengisi tangki kendaraan nya, imbuh Riza (Tim)

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru