Niat Pasang Kipas Angin, Seorang Tukang Bangunan di Torjun Tewas Tersengat Listrik

Reporter : Taufik
Caption Foto: Anggota Polres Sampang Saat di TKP, Tukang Bangunan di Torjun Tewas Tersengat Listrik

Berita-compasnews.com || Sampang – Peristiwa tragis menimpa seorang pekerja bangunan di Dusun Dualas, Desa Pengongsean, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang. Korban bernama Mohammad Cholil (32) dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat hendak memasang kipas angin di sebuah rumah warga, Selasa (17/2/2026).

​Insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di rumah milik Saudari Hotimah. Kasi Humas Polres Sampang, Plh AKP Eko Puji Waluyo, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa saat itu korban sedang bekerja memasang keramik lantai bersama tiga orang rekannya.

Baca juga: Polres Sampang Gelar Bhayangkara Fun Run 5K, Ribuan Peserta Membaur Rayakan Hari Bhayangkara ke-80

​"Kronologi bermula ketika korban merasa kepanasan saat bekerja. Ia kemudian berinisiatif memasang kipas angin di tembok agar suasana ruangan lebih sejuk," ujar AKP Eko Puji Waluyo dalam keterangan resminya, Selasa sore.

​Petaka muncul ketika korban mencoba memaku tembok untuk menggantungkan kipas tersebut. Tanpa disadari, paku yang dipukul oleh korban mengenai kabel beraliran listrik yang tertanam di dalam tembok. Seketika, korban langsung tersengat arus listrik tegangan tinggi dan tak sadarkan diri.

Baca juga: Pererat Silaturahmi, Polres Sampang dan Bhayangkari Gelar Anjangsana ke Kediaman Istri Purnawirawan

​Melihat kejadian tersebut, salah satu rekan kerja korban (Saksi 1) langsung bereaksi cepat dengan berlari ke arah meteran listrik untuk memutus aliran arus. Setelah aliran listrik padam, ketiga saksi segera menolong korban dan membawanya menuju RSUD Sampang guna mendapatkan penanganan medis darurat.

​Namun sayangnya, nyawa pria berusia 32 tahun tersebut tidak tertolong. Pihak RSUD Sampang menyatakan korban telah meninggal dunia tak lama setelah tiba di rumah sakit. Meskipun terjadi sengatan listrik yang fatal, secara kasat mata tidak ditemukan luka bakar yang signifikan pada telapak tangan korban.

Baca juga: Jumat Berkah Muharram: Senyum Bahagia Tukang Becak Sampang Terima Nasi Kotak dari Kapolres

​Pasca kejadian, Pamapta Polres Sampang bersama anggota Polsek Torjun langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah tempat kejadian dan mengumpulkan keterangan saksi. Petugas juga memastikan bahwa situasi di sekitar lokasi tetap kondusif.

​Pihak keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan keberatan untuk dilakukan autopsi. "Keluarga sudah menandatangani surat pernyataan tidak bersedia autopsi dan membawa jenazah pulang untuk dimakamkan," pungkas AKP Eko Puji Waluyo.

Editor : Taufik

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru