Berita-compasnews.com, Surabaya – Dalam semangat sinergi di bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan kompensasi Ruang Bebas (Right of Way/ROW) infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Jawa Timur dan Bali.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap proses pemberian kompensasi berjalan sesuai regulasi, transparan, serta akuntabel sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2025. Pengawasan ini tidak hanya menyentuh aspek administratif, tetapi juga verifikasi teknis di lapangan guna menjamin hak masyarakat terpenuhi secara adil.
Baca juga: Pesantren Muharram YBM PLN UIP JBTB Hadirkan Ruang Belajar dan Kepedulian bagi Santri Yatim
General Manager PLN UIP JBTB, Moh. Fathol Arifin, menegaskan bahwa kehadiran tim dari Ditjen Gatrik Kementerian ESDM menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga tata kelola proyek infrastruktur ketenagalistrikan yang profesional dan berintegritas.
“Kami menyambut baik supervisi dari Ditjen Gatrik. Sinergi ini memastikan seluruh tahapan, mulai dari inventarisasi aset, penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), hingga pendistribusian kompensasi kepada masyarakat, telah sesuai prosedur. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Proyek Strategis Nasional,” ujarnya.
Baca juga: PLN Icon Plus Hadirkan Nonton Bareng Bola Gembira TVRI di Seluruh Indonesia
Dalam pelaksanaan Monev, tim gabungan melakukan pengecekan data kepemilikan lahan, ketepatan koordinat ruang bebas, serta memastikan sosialisasi kepada masyarakat terdampak berjalan efektif. Evaluasi ini juga menjadi sarana identifikasi dini terhadap potensi kendala teknis maupun regulasi di lapangan, sehingga dapat segera dimitigasi.
Kompensasi ROW sendiri merupakan bentuk pemberian uang kepada pemegang hak atas tanah, bangunan, dan tanaman yang berada di bawah jalur transmisi listrik. Berbeda dengan ganti rugi pembebasan lahan untuk tapak tower, pada area ROW masyarakat tetap dapat memanfaatkan lahannya selama mematuhi ketentuan jarak aman sesuai standar keselamatan ketenagalistrikan.
Baca juga: PLN Icon Plus Hadirkan Iconnectivity for Green untuk Lestarikan Pesisir Pangandaran
Melalui proses yang clean and clear, PLN UIP JBTB optimistis percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat berjalan lancar. Dukungan dari Kementerian ESDM serta partisipasi aktif masyarakat menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal, demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur dan Bali.
Semangat Ramadhan yang penuh nilai kejujuran dan kebersamaan pun menjadi momentum penguatan komitmen bersama, bahwa pembangunan infrastruktur strategis harus senantiasa mengedepankan kepatuhan hukum, keterbukaan informasi, dan kepentingan masyarakat luas.
Editor : Badwi