Penemuan Mayat Nelayan Asal Bangkalan Gegerkan Warga Pesisir Banyuates Sampang

Reporter : Taufik
Caption Foto: PENEMUAN MAYAT GEGERKAN WARGA PESISIR BANYUATES SAMPANG

Berita-compasnews.com || Sampang – Warga Dusun Dung Gadung, Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di pesisir pantai setempat pada Minggu (01/03/2026) pagi.

Jasad yang ditemukan dalam kondisi kaku tersebut teridentifikasi sebagai Andi Yuswandi (37), seorang nelayan asal Dusun Pesisir, Desa Sepuluh, Kecamatan Sepuluh, Kabupaten Bangkalan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut.

Baca juga: Polres Sampang Gelar Bhayangkara Fun Run 5K, Ribuan Peserta Membaur Rayakan Hari Bhayangkara ke-80

​Peristiwa penemuan ini bermula sekira pukul 05.30 WIB, ketika dua pemuda setempat, Afdan Amirul Abror (17) dan Rivandi (18), hendak berangkat ke laut untuk mengambil jaring ikan dengan mengendarai sepeda motor. Sesampainya di pinggir pantai, keduanya terkejut melihat sesosok tubuh manusia yang tergeletak terlentang di atas pasir. Setelah memastikan bahwa objek tersebut adalah mayat, saksi segera melaporkan temuan itu kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Banyuates.

​Kapolres Sampang, AKBP Hartono, melalui Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa korban sebelumnya dinyatakan hilang sejak Jumat (27/02/2026)."Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui berangkat melaut seorang diri untuk menjaring ikan pada dini hari sekira pukul 01.20 WIB. Namun, hingga Sabtu sore, korban tak kunjung kembali ke daratan, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sepuluh."jelas AKP Eko Puji Waluyo 

​Lanjut AKP Eko puji Waluyo menambahkan Upaya pencarian sebenarnya telah dilakukan secara masif oleh tim gabungan yang terdiri dari Tim SAR Sumenep, BPBD Bangkalan, Poskamladu Arosbaya, Polairud Bangkalan, hingga relawan mahasiswa PMII sejak Sabtu (28/02/2026) pagi.

Meski penyisiran dilakukan hingga pukul 15.00 WIB di wilayah perairan Bangkalan, keberadaan korban belum juga ditemukan akibat luasnya area pencarian dan kondisi cuaca di laut.

Baca juga: Pererat Silaturahmi, Polres Sampang dan Bhayangkari Gelar Anjangsana ke Kediaman Istri Purnawirawan

​Kondisi korban saat ditemukan di pesisir Banyuates pada hari ketiga menunjukkan tanda-tanda kematian akibat tenggelam yang cukup lama. Hampir seluruh bagian tubuh korban sudah mengalami pembengkakan (melepuh) dan berubah warna menjadi kebiruan. Selain itu, jasad dalam kondisi kaku dengan mulut terbuka serta sudah mulai mengeluarkan aroma tidak sedap karena proses pembusukan alami di air laut.

​Pihak kepolisian melakukan analisa sementara bahwa korban diduga terjatuh dari perahu saat sedang menebar jaring di tengah laut. Mengingat korban berlayar seorang diri, ia diduga tidak mampu menyelamatkan diri saat terjatuh ke air hingga akhirnya tenggelam. Jasad korban kemudian terbawa arus laut yang cukup kuat hingga terdampar di pesisir pantai Kabupaten Sampang, yang berjarak cukup jauh dari lokasi awal korban melaut.

​Setelah dilakukan proses evakuasi oleh petugas kepolisian bersama warga, pihak keluarga korban langsung mendatangi lokasi untuk memastikan identitas anggota keluarganya. Berdasarkan ciri-ciri fisik dan pakaian, keluarga mengonfirmasi bahwa mayat tersebut benar adalah Andi Yuswandi. Suasana haru menyelimuti proses serah terima jenazah dari petugas kepolisian kepada pihak keluarga yang sudah menunggu di lokasi.

Baca juga: Jumat Berkah Muharram: Senyum Bahagia Tukang Becak Sampang Terima Nasi Kotak dari Kapolres

​Meski prosedur standar kepolisian menyarankan otopsi, pihak keluarga secara tegas menolak tindakan medis tersebut dan meminta jenazah segera dipulangkan ke rumah duka di Bangkalan untuk dimakamkan.

Keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah murni dan telah menandatangani surat pernyataan tidak akan melakukan tuntutan hukum di kemudian hari kepada pihak manapun.

Editor : Taufik

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru