BeritaCompasnews.com || Sampang – Ribuan massa yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Sampang di Jalan Wijaya Kusuma pada Kamis (25/6/2026).
Aksi yang diikuti oleh para relawan dan mitra UMKM ini bertujuan untuk mendorong keberlanjutan program strategis nasional tersebut, sekaligus memprotes keras adanya isu rencana efisiensi anggaran yang akan memangkas frekuensi pembagian makan gizi gratis menjadi hanya empat kali dalam seminggu.
Baca juga: Ikan pada Menu MBG di SDN Rongtengah 2 Sampang Diduga Berulat, Penyaluran Program Disorot
Koordinator Aksi, Abd Hamid, menyatakan bahwa seluruh elemen masyarakat yang hadir merasa sangat resah dengan munculnya wacana pengurangan intensitas pembagian makanan bergizi tersebut. Menurutnya, program andalan Presiden RI Prabowo Subianto ini tidak hanya krusial bagi peningkatan gizi siswa sekolah, tetapi juga sudah menjadi motor penggerak roda perekonomian baru yang sangat diandalkan oleh masyarakat kecil, khususnya di wilayah pedesaan Kabupaten Sampang.
"Kami tidak setuju rencana pemangkasan pembagian MBG empat kali. Karena akan berdampak terhadap relawan, para penyuplai, serta mitra UMKM, sebagai penyedia kebutuhan bahan baku dapur," katanya.
Lebih lanjut, Hamid menjelaskan bahwa program MBG sejauh ini telah memberikan dampak positif yang sangat luas, tidak hanya bagi pelajar, tetapi juga menyasar kelompok rentan lainnya seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga lansia. Oleh karena itu, ia mendesak agar pemerintah daerah ikut pasang badan dan memastikan aspirasi dari arus bawah ini disampaikan secara utuh serta dikawal langsung hingga ke tingkat pusat.
Baca juga: Tanggapi Kritik Menu Tak Layak, SPPG Gunung Sekar Sampang Ganti Total Menu Gizi Mulai Hari Ini
"Ini murni gerakan kami untuk mendukung program MBG, semua demi menyokong lapangan pekerjaan," ungkapnya.
Menanggapi gelombang protes dari ribuan massa tersebut, pihak Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Sampang langsung keluar untuk menemui para demonstran di depan gedung wakil rakyat. Kehadiran perwakilan satgas ini sempat meredakan ketegangan massa yang menuntut kepastian dan komitmen nyata dari jajaran birokrasi daerah dalam menjaga stabilitas program nasional ini di tingkat lokal.
Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanto, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mengawal aspirasi yang dibawa oleh Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Program MBG ini. Ia memastikan bahwa keluhan mengenai dampak ekonomi akibat isu pemangkasan anggaran tersebut akan segera diteruskan secara resmi kepada otoritas yang berwenang di tingkat pusat.
"Kami mendukung penuh program MBG terus berlanjut," tegasnya saat memberikan pernyataan penutup di hadapan massa sebelum mereka membubarkan diri dengan tertib.
Editor : Taufik