Berita-compasnews.com, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) mengukuhkan komitmen dan kesiapannya dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Keberhasilan dalam mengawal tahapan legalitas di awal tahun ini membuahkan hasil manis, di mana PLN UIP JBTB berhasil meraih penghargaan atas Pencapaian Kinerja Perizinan Terbanyak pada Semester I Tahun 2026.
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Executive Vice President (EVP) Pengembangan Pinjaman dan Perizinan Proyek PT PLN (Persero), Irwanto Wahyu Kusumo, kepada Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP JBTB, Dede Mairizal.
Baca juga: Semarak HUT ke-81 RI, PLN UIP JBTB Perkuat Kebersamaan Lewat Lomba Kreatif
General Manager PT PLN (Persero) UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata kesiapan PLN UIP JBTB dalam menyediakan pasokan listrik yang andal dan berkualitas di Jawa Timur dan Bali. Ia menegaskan bahwa torehan prestasi ini tidak lepas dari dukungan kuat seluruh jajaran pemangku kepentingan.
"Capaian kinerja luar biasa ini dapat terwujud berkat dukungan, sinergitas, dan kolaborasi yang sangat baik antara PLN UIP JBTB dengan segenap stakeholder instansi pemerintah. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kementerian ATR/BPN, Kementerian Perhubungan,Kemeterian Lingkungan Hidup serta Pimpinan Daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang telah mengawal proses perizinan ini sehingga dapat rampung tepat waktu," tegas Hendro Prasetyawan.
Sepanjang Semester I Tahun 2026, PLN UIP JBTB mencatatkan keberhasilan penyelesaian berbagai dokumen perizinan pra-konstruksi strategis yang menjadi pijakan utama dimulainya pekerjaan fisik di lapangan.
Baca juga: PIKK PLN UIP JBTB Bekali Anggota dengan Keterampilan Fotografi untuk Dorong UMKM
Capaian Perizinan Utama Semester I 2026 meliputi perizinan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) Transmisi Salurann Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Medari Incomer, SUTT 150 kV Jenu/TPPI – Mliwang, SUTT 150 kV Kubu – Pemaron, SUTT 150 kV Bangkalan – Gili timur, perizinan crossing Utilitas SUTT 150 kV Wringinanom – Incomer, Izin Utilitas SUTT 150 kV Tuban – Paciran, izin Utilitas SUTT 150 kV Paciran – Bungah, Izin Utilitas SUTT 150 kV Genteng – BSI, KKPR PLTU 2 Jawa Tengah, Surat Izin Pengusahaan Air (SIPA) untuk Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) 500 kV Bangi, Ijin Utilitas Crossing Sungai Beji SUTT 150 kV Blimbing Baru – Bangil, Izin Utilitas SUTT 150 kV Kedinding – Tx Bangkalan – Tx Ujung – Tx Kenjeran, izin Utilitas Sungai Brantas SUTT 150 kV PLTS Karangkates – GI Sutam, izin Utilitas Bendungan Sutami SUTT 150 kV PLTS Karangkates – GI Sutami, izin lingkungan PLTS Sepanjang dan izin lingkungan GITET 500 kV Ngoro.
Executive Vice President Pengembangan Pinjaman dan Perizinan Proyek PT PLN (Persero), Irwanto Wahyu Kusumo, memberikan apresiasi atas kecepatan dan akuntabilitas PLN UIP JBTB dalam pemenuhan perizinan tersebut. Menurutnya, pemenuhan kelengkapan izin di tahap awal merupakan langkah vital untuk memitigasi risiko hukum dan menjamin kelancaran pelaksanaan konstruksi.
Baca juga: Kunjungan Kerja Dewan Komisaris PLN Icon Plus, Tinjau Langsung Layanan dan Operasional di Jawa Timur
Sementara itu, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP JBTB, Dede Mairizal, menambahkan bahwa seluruh dokumen KKPR, izin lingkungan, Izin SIPA, dan Ijin Utilitas yang telah terbit ini bagaikan 'karpet merah' bagi tim konstruksi di lapangan. Dengan kepastian legalitas dan pemanfaatan ruang yang telah terjamin, risiko hambatan teknis maupun sosial dapat diminimalkan.
Melalui penerbitan izin-izin strategis ini, PT PLN (Persero) UIP JBTB siap melanjutkan proses pembangunan infrastruktur kelistrikan ke tahap konstruksi dengan mematuhi prinsip Good Corporate Governance (GCG), demi menyokong pertumbuhan ekonomi, kawasan industri strategis, serta pariwisata di wilayah Jawa Timur dan Bali.
Editor : Badwi