Antisipasi Judi Online dan Bullying, IPDA Muammar Amin Beri Imbauan Khusus Pelajar Sampang

Reporter : Taufik
Caption Foto: Tingkatkan Kesadaran Hukum Pelajar, Polres Sampang Edukasi 28 Sekolah Terkait berlalu lintas dan Kenakalan Remaja

BERITACOMPASNEWS.COM || ​SAMPANG – Kepolisian Resor (Polres) Sampang menggelar sosialisasi dan imbauan secara serentak ke 28 sekolah dari tingkat SMP, MTs, SMA, SMK, hingga Madrasah Aliyah di Kabupaten Sampang. Langkah preventif ini dilaksanakan melalui kegiatan penugasan jajaran kepolisian sebagai pembina upacara bendera untuk menyampaikan arahan langsung dari Kapolres Sampang, AKBP Anang Hadiyanto, S.I.K., terkait etika berlalu lintas, pencegahan judi online, serta penanganan kenakalan remaja di lingkungan pendidikan. Senin (14/9/2026)

​Salah satu pelaksanaan kegiatan pembinaan dipusatkan di UPTD SMPN 1 Sampang dengan dipimpin oleh Kanit Tipidsus Polres Sampang, IPDA Muammar Amin, yang bertindak mewakili Kapolres Sampang. Dalam arahannya, IPDA Muammar Amin memaparkan tiga poin utama yang menjadi fokus perhatian kepolisian untuk mengedukasi seluruh siswa demi menciptakan ketertiban dan keamanan.

Baca juga: Polres Sampang Rutin Gelar Program Jumat Berkah, Sebar Kebaikan untuk Jemaah Masjid Al-Rasyid

​"Kami menyampaikan ada tiga hal penting yang harus dipahami murid-murid, pertama cara berlalu lintas harus ada etika dan punya SIM, kedua terkait judi online yang marak hari ini jangan sampai diikuti dan gunakan uang saku dengan baik, serta ketiga pencegahan kenakalan remaja," katanya.

​IPDA Muammar Amin menambahkan bahwa perselisihan antar pelajar kerap berawal dari hal-hal sepele saat berinteraksi di lingkungan sekolah. Candaan fisik seperti memegang kepala kerap memicu pertengkaran yang berlanjut di luar jam sekolah hingga akhirnya melibatkan para orang tua. Oleh karena itu, edukasi ini diharapkan dapat membentengi para siswa agar mampu menahan diri dari tindakan yang memicu konflik.

​"Bercanda yang berlebihan sering kali menjadi awal timbulnya perselisihan, dari sekolah berlanjut pertengkaran setelah pulang, lalu mengadu ke orang tua hingga terjadi perselisihan antar orang tua, sehingga hal ini harus dihindari," ungkapnya.

Baca juga: Dendam Kesumat, Pelaku Asal Surabaya Nekat Bacok Nelayan Camplong Hingga Tewas

​Menanggapi kegiatan edukasi tersebut, Kepala UPTD SMPN 1 Sampang, Drs. Teguh Suparyanto, M.M.Pd., memberikan apresiasi serta menyambut baik kehadiran jajaran Polres Sampang yang turun langsung memberikan arahan kepada para peserta didik.

Kehadiran pihak kepolisian dinilai memberikan dampak pembinaan yang lebih kuat dibandingkan arahan rutin internal sekolah.

Baca juga: Polres Sampang Amankan Tiga Anak Bawah Umur Pelaku Kekerasan Seksual di Toilet Sekolah

​"Harapannya bagus sekali dengan adanya sosialisasi dari kepolisian, kalau awal kita dari kepala sekolah sendiri, dewan guru, atau guru BP yang menjelaskan, sekarang tambah bagus sekali program sosialisasi kepolisian untuk tiga hal tersebut," katanya.

​Drs. Teguh Suparyanto berharap materi yang disampaikan dapat diserap dengan baik oleh seluruh siswa sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman dan kondusif. Melalui sosialisasi yang mencakup 28 sekolah di Kabupaten Sampang ini, sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan diharapkan terus berlanjut untuk mencetak generasi muda yang taat hukum dan beretika.

Editor : Taufik

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru