Berita-compasnews.com, Pamekasan — Sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah yang tengah menghadapi dampak kekeringan, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan melaksanakan Gerakan Nasional Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama untuk Memohon Hujan serta Mitigasi Dampak Kekeringan pada Satuan Kerja Pemasyarakatan Tahun 2026, Jumat (18/9).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung di Lapangan Olahraga Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan dan diikuti oleh 20 petugas serta 150 warga binaan.
Kegiatan turut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, bersama jajaran pejabat struktural dan pegawai. Sementara itu, Ustadz Suaidi dan Ustadz Yayak hadir dari pihak luar sebagai imam sekaligus pengisi tausiah dalam rangkaian kegiatan.
Pelaksanaan diawali dengan dzikir bersama, kemudian dilanjutkan dengan Shalat Istisqa’, ceramah agama, serta doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diikuti oleh seluruh peserta.
Dalam ceramahnya, Ustadz Suaidi mengingatkan bahwa Shalat Istisqa’ bukan hanya menjadi ikhtiar untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak istighfar, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Melalui Shalat Istisqa’ ini, mari kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang membawa keberkahan. Namun, di sisi lain kita juga harus melakukan introspeksi, memperbanyak istighfar dan memperbaiki diri. Kepedulian terhadap air juga harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari dengan tidak melakukan pemborosan dan menjaga lingkungan.” — Ustadz Suaidi
Baca juga: 484 Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian jajaran Pemasyarakatan terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan yang terdampak kekeringan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar dan kepedulian kami terhadap kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah daerah. Selain memanjatkan doa dan memohon hujan kepada Allah SWT, kami juga mengajak seluruh jajaran dan warga binaan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya melalui penghematan dan konservasi air.” — Kusnan, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan
Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, pelaksanaan Shalat Istisqa’ di Lapas Narkotika Pamekasan diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Momentum tersebut menjadi pengingat untuk meningkatkan hubungan dengan Allah SWT melalui taubat, istighfar, shalat dan doa, sekaligus memperkuat kepedulian serta solidaritas antarsesama.
Baca juga: Tebar Manfaat di Tengah Masyarakat, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Program Bedah Rumah
Kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Seluruh jajaran dan warga binaan diharapkan turut berperan dalam menghemat penggunaan air dan menjaga kelestarian lingkungan sebagai langkah nyata dalam menghadapi dampak kekeringan.
Gerakan Shalat Istisqa’ dan doa bersama ini dilaksanakan secara serentak di berbagai satuan kerja Pemasyarakatan di seluruh Indonesia, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas jajaran Pemasyarakatan terhadap masyarakat dan daerah yang tengah menghadapi persoalan kekeringan.
Seluruh rangkaian kegiatan di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Editor : Badwi