Selasa, 15 Sep 2026 20:56 WIB

Nenek 71 Tahun Hilang di Persawahan Jrengik, Tim SAR Gabungan Sampang Kerahkan Drone

Caption Foto: Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, mengonfirmasi bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan resmi dari warga
Caption Foto: Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, mengonfirmasi bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan resmi dari warga

BERITACOMPASNEWS.COM || SAMPANG - Tim SAR gabungan yang dipelopori BPBD Kabupaten Sampang menggelar operasi pencarian besar-besaran terhadap Sana alias Buk Sidah (71), seorang nenek yang dilaporkan hilang secara misterius di kawasan persawahan dan tambak Dusun Sallok, Desa Margantoko, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Selasa (15/9/2026).

​Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, mengonfirmasi bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan resmi dari warga setempat mengenai hilangnya lansia tersebut.

​"Berdasarkan informasi awal dari pihak perangkat desa, korban terakhir kali terlihat oleh warga sekitar berjalan sendirian menuju area persawahan pada Minggu lalu," katanya.

​Hozin menjelaskan bahwa pada hari pertama hilangnya korban, warga dan pihak desa setempat sempat menduga korban hanya pergi ke desa tetangga, namun hingga petang korban tak kunjung kembali ke rumahnya.

​"Pihak keluarga bersama warga yang melakukan pencarian awal kemudian menemukan barang milik korban berupa sarung merah serta bekas jejak kaki di sekitar area tambak," ungkapnya.

​Proses pencarian di lapangan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel gabungan dari BPBD Sampang, Polsek Jrengik, Koramil Jrengik, Kecamatan Jrengik, Perangkat Desa Margantoko, Agisena BPBD Jatim, Destana, serta masyarakat sekitar.

​"Untuk memaksimalkan penyisiran di titik-titik yang sulit dijangkau, kami menerjunkan tim penyisir sungai dan memanfaatkan teknologi drone guna memantau area dari udara," jelasnya.

​Meski cuaca di wilayah Kecamatan Jrengik terpantau sangat cerah dan mendukung keberlangsungannya operasi, upaya penyisiran hingga Selasa sore tersebut masih belum membuahkan hasil.

​"Pencarian hari ini terpaksa kami tutup sementara dengan hasil masih nihil, dan operasi SAR gabungan akan kembali dimaksimalkan mulai esok pagi," pungkasnya.

Editor : Taufik