BERITACOMPASNEWS.COM || SAMPANG - Tim SAR gabungan yang dipelopori BPBD Kabupaten Sampang menggelar operasi pencarian besar-besaran terhadap Sana alias Buk Sidah (71), seorang nenek yang dilaporkan hilang secara misterius di kawasan persawahan dan tambak Dusun Sallok, Desa Margantoko, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Selasa (15/9/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, mengonfirmasi bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan resmi dari warga setempat mengenai hilangnya lansia tersebut.
"Berdasarkan informasi awal dari pihak perangkat desa, korban terakhir kali terlihat oleh warga sekitar berjalan sendirian menuju area persawahan pada Minggu lalu," katanya.
Hozin menjelaskan bahwa pada hari pertama hilangnya korban, warga dan pihak desa setempat sempat menduga korban hanya pergi ke desa tetangga, namun hingga petang korban tak kunjung kembali ke rumahnya.
"Pihak keluarga bersama warga yang melakukan pencarian awal kemudian menemukan barang milik korban berupa sarung merah serta bekas jejak kaki di sekitar area tambak," ungkapnya.
Proses pencarian di lapangan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel gabungan dari BPBD Sampang, Polsek Jrengik, Koramil Jrengik, Kecamatan Jrengik, Perangkat Desa Margantoko, Agisena BPBD Jatim, Destana, serta masyarakat sekitar.
"Untuk memaksimalkan penyisiran di titik-titik yang sulit dijangkau, kami menerjunkan tim penyisir sungai dan memanfaatkan teknologi drone guna memantau area dari udara," jelasnya.
Meski cuaca di wilayah Kecamatan Jrengik terpantau sangat cerah dan mendukung keberlangsungannya operasi, upaya penyisiran hingga Selasa sore tersebut masih belum membuahkan hasil.
"Pencarian hari ini terpaksa kami tutup sementara dengan hasil masih nihil, dan operasi SAR gabungan akan kembali dimaksimalkan mulai esok pagi," pungkasnya.
Editor : Taufik