Lapas Kelas I Madiun Perkenalkan Program Pembinaan kepada Akademisi Internasional NEUST Philippines dan UNIPMA

Reporter : Badwi

Berita-compasnews.com, Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus membuka ruang edukasi dan pertukaran pengetahuan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pelaksanaan sistem pemasyarakatan. Upaya tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan akademik dosen dan mahasiswa College of Criminology, Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST) Philippines bersama Fakultas Hukum Universitas PGRI Madiun (UNIPMA), Rabu (28/10/2026).

Rombongan yang berjumlah 20 orang tersebut terdiri atas dosen dan mahasiswa dari kedua institusi, termasuk Dekan Fakultas Hukum UNIPMA, Dr. Siska Diana Sari, S.H., M.H., serta dosen dari College of Criminology NEUST Philippines. Kedatangan rombongan disambut oleh jajaran Lapas Kelas I Madiun yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, Tutut Jemi S.

Baca juga: Lapas Kelas I Madiun Panen 70 Kilogram Lele untuk Dukung Ketahanan Pangan Dapur Bersahaja

Melalui kunjungan ini, Lapas Kelas I Madiun memperkenalkan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan sekaligus memberikan gambaran langsung mengenai program pembinaan yang dijalankan bagi warga binaan. Para peserta diajak meninjau sejumlah area, termasuk bidang kegiatan kerja dan Brandgang Ecopark, untuk melihat pemanfaatan fasilitas dalam mendukung pembinaan kemandirian.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memperoleh wawasan mengenai berbagai kegiatan produktif yang dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan, pengalaman kerja, dan nilai-nilai kemandirian. Program pembinaan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Madiun dalam mempersiapkan warga binaan agar mampu mengembangkan potensi diri dan kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

Kepala Bagian Tata Usaha Lapas Kelas I Madiun, Tutut Jemi S., menyampaikan bahwa kunjungan akademik tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pendekatan pembinaan yang diterapkan di lingkungan pemasyarakatan kepada kalangan akademisi, termasuk dari luar negeri.

Baca juga: Audit Kinerja Ketahanan Pangan, Itjen Kemenimipas Tinjau Bidang Peternakan Lapas Kelas I Madiun

“Melalui kunjungan ini, kami berharap para dosen dan mahasiswa dapat melihat secara langsung bahwa pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pidana, tetapi juga tentang pembinaan, pemberdayaan, dan persiapan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan serta sikap yang lebih baik,” ungkap Tutut Jemi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UNIPMA, Dr. Siska Diana Sari, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada dosen dan mahasiswa untuk memperkaya pengalaman akademik melalui pengamatan langsung terhadap praktik pemasyarakatan.

“Kunjungan akademik ini memberikan ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan pendidikan dengan praktik di lapangan. Kami berharap pengalaman ini dapat memperluas perspektif mengenai sistem pemasyarakatan sekaligus membuka peluang penguatan kerja sama akademik dan kelembagaan ke depannya,” tutur Siska.

Baca juga: Apel Senin Akhir Oktober, Lapas Kelas I Madiun Perkuat Komitmen dan Kinerja Pegawai

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Madiun dalam membangun keterbukaan informasi serta memperkuat hubungan dengan dunia pendidikan. Interaksi langsung antara peserta kunjungan dan lingkungan pembinaan diharapkan dapat memperluas perspektif akademik mengenai peran pemasyarakatan dalam proses perubahan perilaku, pengembangan keterampilan, dan persiapan reintegrasi sosial warga binaan.

Melalui penerimaan kunjungan akademik ini, Lapas Kelas I Madiun terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada masa depan warga binaan. Sejalan dengan semangat tersebut, pemasyarakatan hadir untuk memanusiakan manusia dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru