Poliran di PT Mitra Prodin, Kapolres Jembrana Perkuat Sinergi dan Dorong Akses Informasi Lapangan Kerja

Reporter : Badwi

Berita-compasnews.com, Jembrana. Bali - Polres Jembrana terus memperluas peran dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Poliran (Polisi Peduli Pengangguran). Kali ini, Kapolres Jembrana AKBP Cheery Sinta Maygrand Simamora, S.E., S.I.K., M.I.K., mengunjungi PT Mitra Prodin di Banjar Anyar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia usaha, sekaligus membuka ruang komunikasi mengenai peluang kerja, mekanisme rekrutmen, serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan masyarakat.

Baca juga: Kapolres Jembrana Ajak Warga Blimbingsari Perkuat Toleransi dan Bersama Jaga Kamtibmas

Kehadiran Kapolres disambut jajaran manajemen PT Mitra Prodin, di antaranya Kepala Divisi Hukum dan Kepala Lini Produksi dan Operasional. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika, S.H., Kasat Intelkam AKP I Kadek Ardana, S.H., Kasat Lantas AKP I Wayan Sugianta, S.H., Kasat Binmas IPTU I Putu Suardana, jajaran manajemen perusahaan, serta sekitar 1.720 karyawan.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres bersama rombongan menerima pemaparan mengenai profil perusahaan dan proses produksi, dilanjutkan dengan peninjauan langsung aktivitas operasional. Agenda kemudian dilanjutkan melalui audiensi dan dialog bersama manajemen serta para pekerja.

Kapolres Jembrana menyampaikan apresiasi kepada PT Mitra Prodin atas kontribusinya dalam menyediakan lapangan pekerjaan dan menyerap tenaga kerja dari masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan dunia usaha dapat menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi kesempatan kerja.

"Melalui program Poliran, kami ingin hadir sebagai penghubung informasi antara masyarakat dengan dunia usaha. Kami mengapresiasi perusahaan yang telah berkontribusi membuka lapangan pekerjaan. Informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja, persyaratan rekrutmen, mekanisme pendaftaran hingga kesempatan magang diharapkan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih luas dan tepat," ujar Kapolres.

Ia menjelaskan, komunikasi langsung dengan pihak perusahaan penting untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai kebutuhan tenaga kerja dan proses penerimaan karyawan. Informasi tersebut selanjutnya dapat diteruskan kepada masyarakat melalui jajaran kepolisian, termasuk personel yang bertugas di tingkat desa dan kelurahan.

Selain membahas kesempatan kerja, Kapolres juga memberikan perhatian terhadap keselamatan para pekerja, khususnya saat melakukan perjalanan menuju dan dari tempat kerja. Karyawan diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mematuhi peraturan lalu lintas.

Baca juga: Dekat dengan Warga, Kapolres Jembrana Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Pohsanten

Para pekerja juga diingatkan agar mengatur waktu keberangkatan sehingga tidak terburu-buru di perjalanan. Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan edukasi mengenai penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), termasuk mekanisme konfirmasi apabila menerima pemberitahuan pelanggaran melalui saluran resmi.

Sementara itu, Kapolsek Mendoyo mengajak pihak manajemen untuk turut membangun kesadaran karyawan dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada pekerja yang tinggal sementara atau menyewa tempat tinggal di lingkungan sekitar perusahaan agar menghormati aturan setempat dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Karyawan juga diingatkan untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun membutuhkan bantuan kepolisian melalui Call Center Polri 110.

Dalam sesi dialog, para pekerja turut menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya kebutuhan penerangan jalan di jalur Denpasar–Gilimanuk serta kondisi beberapa ruas jalan berlubang yang menjadi akses menuju tempat kerja.

Baca juga: Operasi Patuh Agung 2026 Dimulai, Kapolres Jembrana Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan Prioritas

Menanggapi masukan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa Polres Jembrana telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait mengenai kebutuhan sarana pendukung keselamatan jalan. Pihak Polres Jembrana juga sudah menyampaikan surat dan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali agar kondisi yang dikeluhkan masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

"Kami menyambut baik setiap masukan yang disampaikan para pekerja. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan dukungan berbagai pihak. Polres Jembrana akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar persoalan penerangan maupun kondisi jalan yang rusak dapat menjadi perhatian dan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang," tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Jembrana menegaskan bahwa program Poliran tidak hanya menjadi sarana mendukung akses informasi lapangan kerja, tetapi juga wadah membangun kemitraan, menyerap aspirasi, serta memperkuat komunikasi antara kepolisian, dunia usaha, dan masyarakat.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polres Jembrana dalam mengimplementasikan semangat Polisi Bersama Masyarakat, melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan kolaboratif demi mendukung kesejahteraan masyarakat serta terpeliharanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Jembrana.

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru